Menu

KPU Gelar Sosialisasi dan Bimtek

  Dibaca : 81 kali
KPU Gelar Sosialisasi dan Bimtek
FOTO BERSAMA—Ketua KPU Padangpariaman Zulnaidi, bersama jajaran foto bersama usai sosialisasi, kemarin

PADANGPARIAMAN, METRO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padangpariaman, kemarin, melaksanakan simulasi pemungutan suara. Kegiatan telah dimulai dari Dapil 1 dan seterusnya.

”Setelah itu kita KPU melanjutkan bimbingan teknis ( bimtek ) kepada petugas KPPS masing-masing nagari dan kecamatan,” kata Ketua KPU Padangpariaman Zulnaidi.

Kalau tidak ada halangan lanjutnya, simulasi dan bimtek ini tuntas selama 6 hari ke depan. ”Sebab, untuk memastikan proses di Tempat Pemungutan Suara (TPS) berjalan sukses, bimtek dan simulasi perlu kita perbanyak. Ayo ke TPS, Rabu 17 April, KPU siap melayani,” ungkapnya.

Katanya, simulasi pemungutan suara ini diikuti oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). ”Simulasi pemungutan suara yang kita lakukan ini tujuannya agar penyelenggara pemilu di Padangpariaman, mulai PPK dan PPS punya gambaran suasana dan situasi ketika pemungutan berlangsung. Termasuk persoalan yang menyentuh di lapangan saat hari H, di sini mereka belajar karena di sini pasti ada yang mereka harus tuntaskan,” ujarnya.

Dikatakan, pemilih DPT mereka masuk memilih menggunakan C6 dan KTP elektronik atau identitas lain, identitas lain itu seperti Paspor, KK atau SIM itu dibolehkan. Namun memang ada alternatif di undang-undang, bahwa untuk pemilih DPT dibolehkan jika tidak membawa C6 cukup bawa KTPL itu bisa, asal ada namanya di DPT.

Simulasi juga memperlihatkan pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Selain itu, disimulasikan juga mengenai pemilih yang membawa A5 tapi tak membawa e-KTP.

”Kedua, pemilih di DPT , ada namanya di DPTb tapi dia memilih di TPS berbeda karena dia pindah, pemilih DPTb ini yang mengurus A5, bawa A5 dan juga KTP elektronik semua kejadian itu ada, kemudian dalam simulasinya ada yang bawa A5 tapi tidak bawa KTP elektronik,” papar Zulnaidi.

Kemudian Zulnaidi menyatakan, simulasi penanganan bagi pemilih yang masuk dalam kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK). “DPK dia menggunakan KTP elektronik dengan catatan alamat di sini sesuai dengan TPS, ini juga perlakuan DPK seperti apa, ada kita munculkan DPK tidak bawa KTP tapi punya foto dengan alasan KTP nya hilang,” tandas Zulnaidi yang telah dua kali periode menjadi komisioner KPU Padangpariaman.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional