Close

Kota Payakumbuh Terbanyak di Sumbar, Gunakan Hak Akses Pemanfaatan Data Kependudukan 

Mochammad Angga Saputra

PAYAKUMBUH, METRO–Kota Payakumbuh men­jadi daerah yang pa­ling banyak menggunakan akses pemanfaatan data kependudukan yang telah disediakan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Ne­geri.

”Kalau di Sumbar yang paling banyak menggu­nakan hak akses pemanfaatan data kependudukan itu Kota Payakumbuh,” ungkap  Subdit Pe­ngamanan Sistem Di­rek­torat Fasilitas Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan Dirjen Duk­capil Mochammad Angga Saputra baru baru ini.

Menurutnya, dari se­jumlah OPD yang telah bekerja sama dengan Disdukcapil Payakumbuh untuk menggunakan akses data dalam pelayanan, terdapat satu OPD yang secara aktif menggunakan akses tersebut. ”Contoh­nya Dinas Kesehatan de­ngan aplikasi Sipaduko nya. Ini aplikasi bagus yang dapat membantu puskesmas untuk memverifikasi data kependudukan di saat warga yang mau mendapatkan layanan kesehatan.

Ke depan, diharapkan agar aplikasi Sipaduko ini dapat digunakan di seluruh puskesmas yang ada di Kota Payakumbuh dan seluruh OPD dapat aktif menggunakan akses pemanfaatan data kependudukan ini.  Pemanfaatan data kependudukan ini bertujuan untuk mempermudah verifikasi dan validasi data kependudukan sasaran layanan kegiatan masing-masing OPD dan lembaga lainnya.

”Kita ke Payakumbuh mau melihat penggunaan terkait akses pemanfaatan data oleh OPD. Salah satunya yang kita cek itu adalah dinas kesehatan, kita lihat aksesnya, aplikasinya, dan penggu­naannya seperti apa,” ujarnya.

Disebutkan, bahwa pihaknya juga mengapresiasi Diskominfo Kota Pa­yakumbuh yang sangat memfasilitasi OPD dalam pengembangan pelayanan khususnya untuk akses pemanfaatan data kependudukan. ”Jadi kita ke sini untuk memastikan akses yang diberikan dirjen dukcapil digunakan untuk apa oleh OPD di Kota Payakumbuh. Kita juga ingin memastikan bahwa data yang digunakan itu aman dan akses yang digu­na­kan itu sesuai dengan re­gulasi. Jadi tidak digu­nakan oleh pengguna lain,” ung­kapnya.

Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Payakumbuh, Wal Asri mengatakan bahwa saat ini seluruh OPD telah melakukan kerjasama dan yang su­dah mempunyai hak akses sebanyak 18 OPD.

”Dari 18 itu, satu OPD memanfaatkan melalui jalur web servis, yakni Dinas Kesehatan sedangkan yang 17 OPD melalui jalur web portal,” katanya.

Kalau yang web servis ini digunakan oleh dinas kesehatan untuk pelayanan kepada masyarakat di Puskesmas Ibuh dalam bentuk percepatan pela­yanan memakai aplikasi Sistem Informasi Puskesmas Terpadu Kota Payakumbuh (Sipaduko).

”Layanan ini memu­dahkan pasien untuk re­gistrasi dan petugas yang akan melakukan pelayanan. Apabila seorang pa­sien sudah mengisi aplikasi, data pasien ini akan tercatat oleh sistem aplikasi,” katanya. Sehingga untuk layanan selanjutnya cu­kup hanya mengakses NIK, Nama, dan tanggal lahir, sehingga data-data keseluruhan sudah jelas. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top