Menu

Kota Padang Dikepung Banjir

  Dibaca : 145 kali
Kota Padang Dikepung Banjir
EVAKUASI— Petugas gabungan melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir di beberapa titik di Kota Padang dan membersihkan longsor yang menutupi badan jalan.

PADANG, METRO
Semalaman diguyur hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Padang dilanda bencana banjir, Kamis (10/9). Saking tingginya banjir, rumah-rumah warga sudah kemasukan air dan bahkan beberapa warga terpaksa dievakuasi menggunakan perahu karet.

Genangan banjir yang terparah terjadi di kawasan Jondul Rawang, Mata Air, Kecamatan Padang Selatan dengan ketinggian lebih dari 1 meter atau setinggi pinggang orang dewasa. Tim gabungan pun mengevakuasi warga lansia dan orang tua juga anak-anak yang masih berada di dalam rumah.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Sutan Hendra mengaakan, dari hasil pendataan yang sudah dilakukan, sebanyak 15 titik di Kota Padang yang digenangi banjir. Yang terparah memang wilayah Kecamatan Padang Selatan tepatnya di Komplek Jondul Rawang. Pihaknya bersama tim gabungan Basarnas, PMI, Tagana dan insan kebencanaan sudah melakukan penanganan.

“Kita membantu Masyarakat yang terkena dampak memindahkan barang-barang perabotan rumah tangga yang kemungkinan terkena air banjir. Selanjutnya, membantu masyarakat untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman,” kata Sutan Hendra.

Dijelaskan Sutan Hendra, selain di Jondul Rawang, banjir juga terjadi di Perumahan Bungus Jurai Permai, Kelurahan Bungus Barat dengan ketinggian air 30 cm. Kemudian, Kelurahan Air Manis, Kecamatan Padang Selatan ketinggian air dengan ketinggian 40 cm. Simpang 6 Pondok, Kecamatan Padang Barat ketinggian air 40 cm.

“Parak Rumbio ketinggian air 50 cm, Jalan Batuang Taba Kelurahan Arai Pinang ketinggian air 50 cm, Jalan By Pass simpang 4 Lubeg ketinggian air 40 cm. Belakang Kantor Koramil 03 Padang Selatan ketinggian air 80 cm. Banuaran belakang Mesjid Muhalimin RT 02, Kecamatan Lubeg Ketinggian air 40 cm,” ungkap Sutan Hendra.

Ditambahkan Sutan Hendra, titik banjir selanjutnya, depan SD 03 Kelurahan Alai Parak Kopi, ketinggian air 80 cm. Seputaran Jati ketinggian genangan air 30 cm. Rt 01 Rw 05 Parak Laweh genangan air setinggi 80 cm. Jalan Koto gadang, Kelurahan Bungus Timur.

“Jalan Cendrawasih, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara ketinggian air 50 cm. Terakhir, Parak Jambu, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam ketinggian air 60 cm,” tambah Sutan Hendra.

Sutan Hendra menuturkan, selain banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di delapan titik yang berdampak menutupi badan jalan dan ada juga yang merusak rumah warga. Di Kelok Jariang Bungus Teluk Kabung, tanah longsor menutupi badan jalan Padang–Painan. Selanjutnya, longsor di Jalan Lama Koto Kaciak menuju ke Pantai Air Manis juga menghambat akses jalan.

“Longsor di Jalan Baru Pantai Air Manis menuju Lantamal II menghambat akses jalan. Longsor dua titik di Bukit Lampu dekat mushala menjelang ke arah Mercusuar menghambat akses jalan. Longsor di Jondul Rawang menghambat akses jalan. Di Jalan Sutan Syahrir Gang Masjid Muhajjirin longsor menimpa dua dapur rumah warga. Di Teluk Bayur, longsor menimpa satu rumah warga. Terakhir, longsor di Bukit Gado-Gado, di atas Mesjid Jabaldin,” ujar Sutan Hendra.

Untuk penanganan longsor, dikatakan Sutan Hendra, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD Provinsi, Dinas PU membantu penanganan longsor di kota Padang. Beberapa titik longsor membutuhkan alat berat untuk memindahkan material longsor yang menghambat akses jalan, seperti di Kelok Jariang, dan dua titik di Bukit Lampu.

“Tim BPBD dan Instansi terkait juga melakukan pertolongan kepada warga yang terdampak longsor serta melakukan pembersihan material longsor dari rumah warga dan jalan. Akses jalan sudah kembali normal. Sementara, pohon tumbang ada delapan titik dan semuanya sudah dilakukan pembersihan. Hingga sore ini (kemarin red) genangan banjir sudah surut dan warga sudah mulai bersih-bersih,” ungkap Sutan Hendra.

Terpisah, Kapolsek Bungus Teluk Kabung, AKP Andhi Jais mengatakan, akses jalan Padang – Painan saat ini buka tutup. Ia memberlakukan buka tutup, karena alat berat masih bekerja membersihkan material longsor.

“Kita harapkan kendaraan untuk berhati-hati melewati lokasi kejadian longsor ini. Kalau longsor ini terjadi karena intensitas hujan yang cukup tinggi dari semalam,” kata Andhi Jais.

Dijelaskan oleh Andhi, pihaknya mendapatkan informasi terjadi longsor tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Ia bersama anggota dan Polresta Padang langsung turun ke lokasi untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang.

“Sekitar pukul 09.00 WIB akses jalan ini sudah dapat dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat, karena pasca kejadian longsor dan menimbun badan jalan sepanjang 50 meter dan ketinggian material longsor yang menutupi jalan mencapai 80 cm menyebabkan kendaraan mengular dari arah Padang menuju Painan maupun sebaliknya. Dari arah Padang ada 1,5 kilometer kemacetan dan untuk dari arah Pesisir Selatan sudah sampai ke batas Kota Padang-Pesisir Selatan,” sebutnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional