Menu

Kota Padang Dijaga Ketat Polisi

  Dibaca : 1730 kali
Kota Padang Dijaga Ketat Polisi
Delviola Mawaddah 1804078 Prodi S1 Farmasi, Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS)
polisi bersenjata

Polisi berjaga di Jalan Thamrin Jakarta, pascateror bom bunuh diri.

PADANG, METRO–Pascaledakan bom di Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, di Padang pengamanan juga diperketat. Pantauan POSMETRO, Kamis (14/1) malam, anggota Brimob Polda Sumbar bersenjata laras panjang berjaga di Plaza Andalas (PA). Puluhan petugas bersenjata lengkap terlihat siaga untuk mengantisipasi adanya ancaman.

Selain itu petugas juga meneriksa setiap sudut bangunan untuk memastikan keamanan gedung. Mobil Barakuda dan mobil penjinak bom juga disiapkan di depan PA, Jalan Pemuda itu. Selain itu, di Mapolresta, terlihat personel dari Satuan Sabhara bersiaga. Terlihat petugas juga dilengkapi senjata laras panjang.

Hingga Jumat (15/1) siang, pengamanan di PA masih ketat. Petugas kepolisian memeriksa pengunjung laki-laki yang memakai ransel. Petugas juga berjaga di pintu utama pusat perbelanjaan.

Petugas dari Polsekta Padang Barat sesekali memeriksa pengunjung mall yang dicurigai karena membawa tas ransel. Tidak hanya itu, aparat menyisir ke dalam mall untuk melihat bagaimana kondisi keamanan.

Kapolsek Padang Barat Kompol Sumintak mengatakan, Padang siaga I setelah bom Sarinah. Pusat perbelanjaan menjadi target pengawasan. Plaza Andalas tempat banyak orang berkumpul. Polisi pun lebih memperketat pengawasan di jam-jam rawan. “Jumat ini, aparat mulai bersiaga pukul 9 pagi dan sampai 16.00 sore,” ungkap Sumintak.

Humas dari Plaza Andalas Joel Vernandes mengaku, sangat merespon setelah terjadi bom di Sarinah. Divisi Management Building Plaza Andalas untuk siaga. Artinya, tim security lebih teliti dengan berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

“Kami meminta pengunjung jangan takut, risau. Karena pengawasan sudah dilakukan lebih ketat lagi. Sampai saat ini, kunjungan masyarakat ke PA masih normal,” ungkap Joel.

Salah seorang pengunjung, Wiwid (25) mengapresiasi kesiapsiagaan aparat kepolisian untuk menjaga pusat-pusat keramaian dan rawan jadi target para teroris. Hal itu diperlukan agar tak ada ketakutan bagi masyarakat. “Mudah-mudahan aksi teror tidak terjadi di Padang,” jelas Wiwid.
Senada, Ririn (30) mengaku lebih hati-hati setelah adanya bom di Sarinah, Jakarta. Ia berharap polisi tetap berjaga dan memberi rasa aman kepada masyarakat.

Jangan Takut

Kapolresta Padang  Kombes Pol Wisnu Andayana meminta masyarakat jangan takut pascabom Sarinah. Polisi tetap waspada dan siaga terhadap ancaman bom yang bisa mengancam nyawa masyarakat.

”Atas perintah Kapolda Sumbar Brigjen Pol Basarudin, diminta seluruh jajaran kepolisian bersiaga dengan menyisir lokasi-lokasi keramaian dan vital. Patroli dengan menurunkan tim Gegana dilakukan,” sebut Wisnu. Polresta Padangmenurunkan sekitar 700 personel.

Sementara Kasat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Tumpal Damayanus mengatakan, ada 30 personel Gegana dengan peralatan lengkap menyisir beberapa lokasi di Kota Padang. Penyisiran tempat dipilih secara acak.

”Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberi rasa aman. Patroli lengkap dilakukan sesuai kebutuhan dan instruksi kapolda,” pungkasnya. (cr13)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional