Menu

Kos-kosan dan Penginapan Bebas Dirazia, 17 Muda-mudi Digaruk

  Dibaca : 3679 kali
Kos-kosan dan Penginapan Bebas Dirazia, 17 Muda-mudi Digaruk
RAZIA— Sebanyak 17 muda-mudi diamankan Satpol PP saat razia di sejumlah kos-kosan dan penginapan bebas yang menerima pasangan ilegal. (ade/posmetro)

PADANG, METRO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan 17 muda-mudi yang terdiri dari 7 laki-laki dan 12 perempuan dalam razia di beberapa hotel kelas melati dan kos-kosan di wilayah Kota Padang, Kamis (28/11). Tidak hanya mengamankan pasangan ilegal, pengelola hotel juga diberikan peringatan keras lantaran menerima pasangan yang tidak memiliki hubungan nikah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Al Amin mengatakan, selaku penegak Perda, pihaknya akan terus setiap hari melakukan penertiban dan pengawasan terhadap penginapan dan rumah kos yang menyelahi aturan.Razia penginapan dan kos-kosan sesuai Perda 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Kota Padang.

“Penertiban dilakukan petugas di wilayah Kecamatan Padang Barat dan Padang Selatan. Mereka yang tidak memiliki izin ini, biasanya mencari tamu itu bebas sekali, mereka tidak peduli itu pasangan ilegal atau tidak yang menginap. Kondisi seperti itudinilai bisa mengganggu ketentraman dan ketertiban warga setempat.” kata Al Amin.

Dalam pengawasan kali ini, ada beberapa titik lokasi yang kita telusuri yakni kos Bunga, penginapan Blok M, penginapan Femina dan penginapan Kuncoro. Pada peginapan Kuncoro personel menertibkan 3 wanita dan 2 pria, lalu 3 wanita, 2 pria di penginapan Blok M, kos Bunga 2 wanita dan penginapan Femina 2 wanita dan 3 pria.

“Semua yang diamankan tersebut disuruh petugas untuk bisa menghadirkan pihak keluarganya sebagai penjamin. Prosesnya, kita serahkan ke PPNS untuk dilakukan pendataan dan penyelidikan, jika ada diantara mereka yang bekerja sebagai PSK, maka akan kita kirim ke Andam Dewi Solok untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut, namun jika tidak, mereka cukup dihadiri oleh pihak keluarga sebagai penjamin” ucap Mantan Kepala DLH Padang ini.

Ia berharap kepada pemilik penginapan dan kos-kosan yang ada di Kota Padang agar bisa mematuhi aturan yang ada, bagi penginapan yang belum mengantongi ijin agar segera mengurus izinnya. Terkait temuan tersebut, pihaknya akan memanggil pengelola dan memberikan teguran keras.

“Kita imbau kepada masyarakat yang ingin menginap di penginpan, atau kos-kosan, agar memilih tempat yang sudah memiliki izin dan selalu bawa identitas diri, apa lagi untuk yang berpasangan harus membawa surat nikah, jika tidak dibawa maka akan bertemulah mereka semua dengan Penegak Perda Kota Padang,” sebut Mantan Kabag Kesra Padang ini.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Padang, Arnedi Yarmen meminta kepada instansi perizinan agar mendata jumlah kos dan penginapan yang tak berizin. Jika banyak beri peringatan dan lakukan pendekatan. Ini agar mereka bisa urus dan keamanan terwujud.

“Kepada Satpol PP diminta awasi terus dan amankan generasi muda yang nakal. Jangan sampai dibiarkan saja dan harus di kontrol. Kepada orangtua juga harus kerjasama dalam hal ini. Agar anak tak terjerumus dan Padang bebas maksiat,” ujar kader PKS ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional