Menu

Korsleting Listrik, Rumah Ketua RT Terbakar, Warga Kocar Kacir dan Jalan Ditutup

  Dibaca : 127 kali
Korsleting Listrik, Rumah Ketua RT Terbakar, Warga Kocar Kacir dan Jalan Ditutup
PADAMKAN API— Petugas Damkar dibantu warga setempat berusaha melakukan pemadaman api yang membakar satu unit rumah. (romi rahmat/posmetro)

PADANG, METRO – Kebakaran hebat melanda satu unit rumah di Jalan Bandes Parak Jigarang, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumbar, Senin (11/11) sekira pukul 16.30 WIB. Sontak, melihat api yang membumbung tinggi, membuat warga setempat kocar kacir lantaran kawasan tersebut sangat padat permukiman.

Saat kebakaran terjadi terlihat puluhan warga memadamkan api mengambil air seadanya dengan ember di selokan yang berada di depan lokasi kejadian. Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas pemadam kebakaran datang membantu pemadaman. Terlihat tiga unit armada pemadam kebakaran ditambah satu unit mobil fire commando tampak diturunkan untuk memadamkan api.

Sekitar pukul 17.30 WIB api berhasil dipadamkan. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kondisi rumah beserta isinya termasuk satu unit sepeda motor ludes terbakar, di perkirakan kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah.

Ahmad (65) pemilik rumah mengaku tidak tahu darimana berasal api. Padahal dirinya bekerja memperbaiki rumah kosnya yang berada di depan rumah. Sedangkan anaknya juga tidak sedang berada di rumah. “Tidak tahu darimana datangnya api, tiba-tiba saja rumah saya terbakar,” katanya.

Dikatakan Ahmad, ia hanya tinggal di rumah bersama anaknya. Sedangkan istri dan anaknya yang lain sedang berada di Jakarta. “Awalnya saat saya bekerja anak kos meminta obeng untuk memperbaiki colokan listrik, Kemudian Saya pergi ke rumah mengambilkan obeng tersebut, setelah mengambil obeng ia kembali melanjutkan pekerjaan. Tiba-tiba saja muncul api membakar rumah saya,” ungkapnya.

Semetara itu, Kabid Ops Damkar Kota Padang Basril mengatakan, saat mendapatkan informasi adanya kebakaran, pihaknya langsung menurunkan 3 unit armada ke lokasi di tambah satu unit fire commando.

“Beruntung api bisa cepat di padamkan, mengingat di samping dan depan rumah yang terbakar terdapat rumah kos, sehingga tidak menyebar ke rumah kos yang ada di sebelahnya,”ujar Basril.

Dikatakan Basril, Sebelumnya warga sekitar juga sudah menyelamatkan barang-barang yang ada di rumah kos, walaupun api tidak sampai mengenai rumah kos tersebut. “Namun api menghanguskan satu unit rumah, serta barang-barang dan satu unit motor yang ada di dalam rumah tidak berhasil diselamatkan,”pungkas Basril.

Jalan Sempat Lumpuh

Kebakaran yang melanda satu unit rumah tersebut juga mengakibatkan jalan yang menghubung ke Banda Kali menuju H. Gor Agus Salim, Alai, serta Ampang sempat lumpuh.

Pantauan Posmetro di lapangan sekitar pukul 16.50 WIB, ratusan warga dari semua penjuru memadati lokasi. Mereka penasaran untuk melihat dari dekat rumah warga yang diamuk si jago merah itu. Bahkan, saking banyaknya warga yang memadati lokasi, sampai-sampai mobil pemadam kebakaran kesulitan untuk masuk ke lokasi kebakaran.

Sekitar 4 mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Petugas pemadam tampak berjibaku melakukan pemadaman dari berbagai sisi. Selain itu, masih terlihat kepulan asap yang keluar dari balik puing-puing rumah tersebut. Hingga pukul 18.15 WIB, api yang membakar rumah itu berhasil dipadamkan oleh puluhan petugas pemadam kebakaran.

Salah satu warga, Gusnimar (62) menceritakan, kebakaran bermula dari rumah korban bernama Etek Amat. Saat itu, api cepat membesar. Dirinya langsung berteriak meminta tolong kepada warga sambil berlarian ke kampung. Diduga kebakaran tersebut terjadi karena korsleting listrik.

“Awalnya saya melihat asap besar di rumah Etek Amat selaku Ketua RT. Setelah itu keluar api besar. Spontan saya berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Kata orang-orang kebakaran tersebut terjadi karena korsleting listrik,” kata Gusnimar.

Warga lainnya, Syafrizal menyebutkan, berdasarkan informasi yang dia terima peristiwa kebakaran itu melenyabkan satu unit motor dan uang sebanyak Rp15 juta, serta sejumlah barang elektronik. ”Kabanyo masin cuci hiduik, kompor gas hiduik, ndak taunyo langsung se tabaka, dipakiroan kerugiannyo sampai Rp200 juta,” kata Syafrizal. (mil)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional