Menu

Korsatpel Tangkap Basah Transfer Muatan dan Pemalsuan BLUe

  Dibaca : 356 kali
Korsatpel Tangkap Basah Transfer Muatan dan Pemalsuan BLUe
Firdaus

PADANG, METRO
Unit Pelaksanaan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Lubuk Selasih, Kabupaten Solok, Minggu (11/10) siang terpaksa mengamankan satu unit Truk B 9331 UFU di kawasan Gunung Talang Selasih. Truk bermuatan kelontong dari Jakarta ini tertangkap basah oleh Korsatpel UPPKB Lubuk Selasih Firdaus bersama anggota sedang operasi rutin. Untuk mempertangungjawaban perbuatannya, sopir truk berinisial YPi (48) menjalin pemeriksaan oleh penyidik dan BB satu unit truk dititip di Polres Arosuka.

Sementara itu sebelumnya ES (51) oknum sopir B 9780 UIT yang memliki kartu uji elektronik BLUe juga diamankan. Sebab petugas menemukan BLUe palsu.

Kepala BPTD Wilayah III melalui Korsatpel Lubuk Selasih Firdaus, mengaku saat penangkapan terjkadi pihaknya sedang gencar gencarnya operasi over dimensi dan over loading (odol). Sebab akibat Odol ini negara banyak menghalami kerugian. Sesuai kewenangan Pasal 262 ayat (1) huruf (d) dan (f) UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, kita gencar melakukan penertiban itu.

Namun saat bersamaa, kita menemukan satu unit truk yang pakrir di pinggir jalan lintas Sumatera Padang-Solok atau di kawasan Talang.

Merasa curiga, kita dekati aktivitas itu. Ternyata kita menemukan truk berikut sopir dan karnet sedang memidahkan barang barang muatannya berupa barang kelontong.

“Setelah diperiksa, sopir mengakui bahwa dirinya memindahkan muatannya. Diduga kuat barang muatan truk yang disopiri oleh Yuspi ini melebihi muatan. Sementara satu lagi truk bernopol B 9780 UIT dengan sopir ES juga diamankan untuk menjalini pemeirksaan,” tegas Firdaus.

Dikatakan Firadus bahwa sejak Januari 2020 hingga kini pihaknya sudah melakukan penindakan atau penilangan sebanyak 1.654 berkas.

“Pelanggaran yang dilakukan mayoritas kelebihan berat muatan, dan umumnya yang melakukannya adalah truk pengangkut batubara dan semen,” kata Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) UPPKB Lubuk Selasih, Firdaus.

Ia mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat kepada perusahaan terkait, dan juga telah merangkul mereka saat sosialisasi aturan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) sebelum pemeriksaan dilakukan. “Namun demikian, kita dari BPTD Wilayah III akan tetap eksis melakukan operasi dan penertiban truk nakal ini,” tandas Firdaus. (ped)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional