Menu

Korban Hanyut di Pantai Pasir Jambak Ditemukan Tewas, Ditemukan 8 KM dari Titik Hilang

  Dibaca : 183 kali
Korban Hanyut di Pantai Pasir Jambak Ditemukan Tewas, Ditemukan 8 KM dari Titik Hilang
HANYUT— Tim SAR gabungan dibantu masyarakat berhasil menemukan satu korban hanyut di Pantai Pasir Jambak, Jumat (27/8) sore.

PADANG, METRO–Satu dari lima korban hanyut di kawasan Pantai Pasir Jambak yang terjadi Kamis (26/8) akhirnya ber­hasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban yang merupakan seorang bocah berusia  9 bernama Sabri Putra Zameik ini akhirnya ditemukan Jumat (27/8) sore setelah dinyatakan hilang terseret ombak saat mandi-mandi di Pantai Pasie Jambak Padang.

Sebelumnya, korban tersebut ombak pada Kamis (26/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Total korban terseret ombak sebanyak lima orang, tiga selamat, satu meninggal dan satu korban lainnya hilang. Para korban ini diketahui satu keluarga yang melakukan tamasya di kawasan tersebut.

“Di hari kedua pencarian, korban atas nama Sabri akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB. Korban ditemukan tadi sore sekitar 8 Kilometer dari titik hilang, tepatnya di belakang BIM,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas IIA Padang, Asnedi.

Dia mengungkapkan upaya pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang bibir pantai yang dibantu juga dengan instansi lainnya. “Sekarang korban sudah dievakuasi dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara. Dengan ini, pencarian juga dihentikan,” kata Asnedi.

Ditambahakannya, rencana korban akan dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan, namun karena banyaknya kerumunan warga, akhirnya korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar.

“Korban kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Disana kita serahkan korban kepada pihak keluarga,” tuturnya.

Berita sebelumnya, objek wisata Pantai Pasir Jambak yang berada di wilayah Kecamatan Koto Tangah memakan korban jiwa. Kamis sore (26/8), lima orang pengunjung yang berasal dari Kecamatan Lubuk Begalung terseret ombak saat madi-mandi di pantai yang dikenal dengan kein­dahannya tersebut.

Sontak saja, peristiwa itu membuat heboh ma­sya­rakat setempat dan lang­sung berupaya melaku­kan penyelamatan. Tim SAR gabungan yang mendapat laporan itu, berdatangan ke lokasi untuk mempercepat proses pencarian. Tak butuh waktu lama, empat orang pengunjung berhasil ditemukan.

Proses evakuasi ini berlangsung dramatis. Melihat para korban yang digotong beramai-ramai, pihak keluarga yang menunggu di bibir pantai pun menangis histeris. Sayangnya, salah satunya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya selamat.

Identitas korban yang meninggal diketahui bernama Luki (41). Sementara 3 orang ditemukan selamat bernama Sakti (11), Rizki (14), dan Dika (34). Mereka selanjutnya dibawa oleh warga setempat ke Puskesmas terdekat untuk men­dapatkan perawatan medis.

Namun pencarian belum berakhir, karena ma­sih ada satu pengunjung bernama Sabri belum juga berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencairan dengan menyelam dan menyisir pantai menggu­nakan perahu karet. Hingga berita ini diturunkan, satu orang yang hilang belum ditemukan.

Kepala Kantor (Kakan) SAR Padang Asnedi mengatakan, lima warga yang  dilaporkan terseret ombak itu merupakan pengunjung pantai yang datang ke lokasi itu untuk mandi-mandi. Hanya saja, saat mandi-mandi, tiba saja ombak besar menghantam dan me­re­ka tergulung ombak dan terseret ke tengah pantai.

“Dalam peristiwa, satu korban dinyatakan tewas, satu masih dalam pencarian. Sedangkan tiga korban lainnya dinyatakan selamat. Satu dari korban yang selamat dalam keadaan kritis dan dirawat di Puskesmas terdekat. Korban yang meninggal bernama Luki. Tiga korban yang dinyatakan selamat atas nama Riski, Dika dan Sakti,” katanya.

Dikatakannya, korban yang hilang bernama Sabri. Hingga kini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran di sekitar Pantai Pasir Jambak.

“Saat ini, Regu C TRC PB BPBD Kota Padang ma­sih melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran bersama Basar­nas, TNI, POLRI,  PMI Kota Padang,  dan masyarakat setempat. Kalau tak juga ditemukan, besok (hari ini-red) kita lanjutkan pencarian ,”imbuhnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional