Menu

Koperbam Telukbayur Siapkan Anggota untuk Diklat, KRK tak Ikut bakal Didepak

  Dibaca : 55 kali
Koperbam Telukbayur Siapkan Anggota untuk Diklat, KRK tak Ikut bakal Didepak

PADANG, METRO–Untuk lebih mening­katkan Sumber Daya Ma­nusia (SDM) bagi anggota  Tenaga Kerja Bongkar Mu­at (TKBM) Pelabuhan Te­luk­bayur, khususnya Ko­per­bam, dalam waktu de­kat ini pengurus akan mem­persiapkan 612 orang anggota dengan 62 Kepala Regu Kerja (KRK) anggota yang ikut program pedi­dikan dan latihan (Diklat) port Basic Safety and Security Training atau PBSST.

Sedangkan untuk ang­gota Koperbam Teluk­ba­yur program pemerintah ini wajib didukung  dan harus dilalui setiap ang­gota TKBM yang ada di Indonesia. Ini mutlak dan harus dikuti para KRK. “Jika tidak maka KRK akan dide­pak, soalnya KRK lah ujung tombak organisasi di lapa­ngan,” tegas Ketua Koper­bam Telukbayur Chandra, didampingi Sekretaris Nur­s­al Uce, M, SH, Bendahara Usman Z dan Ketua SPTI Paiman, saat rapat per­siapan anggota Diklat ke­marin.

 Chandra yang diper­caya Inkop sebagai Wakil Ketua embidangi Sumber Daya Manusia (SDM) ini,  sesuai dengan surat dari Kementerian  Perhu­bu­ngan cq Direktorat Jen­deral Perhubungan Laut No: KP402/10/20/BW/2021 tentang sertifikasi profesi bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) diharuskan mengikuti kegiatan ter­sebut dengan tujuan untuk meningkatkan skill (ke­ahlian) dan kompetensi para buruh lepas atau Te­na­ga Kerja Bongkar Muat (TKBM) yang merupakan salah satu unsur SDM pe­nun­jang operasional pela­buhan.

“Kami berharap kegia­tan ini bisa memberikan dampak positif bagi para pelaku TKBM serta menjadi  Pilot Project untuk daerah lainnya. Semoga ini dapat dilaksanakan secara ber­kelanjutan. Sebagaimana kita ketahui TKBM atau pekerja yang bekerja di lingkungan pelabuhan sa­ngat memerlukan pelati­han dan pemahaman ten­tang pentingnya kesela­matan dan keamanan gu­na mendukung kelancaran kegiatan serta peningkatan keselamatan para pekerja di pelabuhan,” jelasnya.

“Kita berharap setelah mengikuti diklat ini, para peserta TKBM dapat me­ning­katkan sikap, penge­tahuan akan pentingnya keamanan dan kesela­ma­tan kerja di pelabuhan ser­ta keterampilan dalam be­ker­ja. Dan juga me­ning­katkan profesionalisme,” tambah Chandra.

 Lebihjauhn disebutkan Chandra, bahwa psca Dik­lat PBSST ini nantinya, ang­gota TKBM  Koperbgam Telukbayur akan diarahkan dan dipersiapkan dalam rangka mengikuti Uji Kom­petensi mengenai ke­ah­lian­nya sebagai pekerja bongkar muat di pelabuhan melalui Lembaga Serti­fikasi Profesi yang berli­sensi Badan Nasional Ser­tifikasi Profesi atau BNSP. Setelah mengikuti uji kom­petensi, nantinya para TK­BM akan mengantongi ser­tifikat profesi demi menda­patkan Standar Kompe­tensi Kerja Nsional (SKKN) Indonesia.

“Peserta TKBM yang ikut Diklat ini nantinya dila­tih secara khusus oleh para pelatih profesional dari Balai Pendidikan dan Pela­tihan Transportasi Laut (BP2TL) Kementrian Peru­hu­bungan RI di Jakarta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar­nya.

Nah, sebut Koordinator SDM Wilayah Sumatera ini, sebagai persiapan un­tuk TKBM Koperbam, mulai hari ini Kamis (10/6)l, kita sudah membuka pendaf­taran dengan syarat, me­miliki ijazah terakhir SMA, jika lansia  namun memiliki potensi mereka akan dibe­kali surat keteranag dokter. “Jadi program ini  sangat dibutuhkan sekali demi meningkatkan profe­siio­nalisme anggota Koper­bam.

Mengenai soal  biaya diklat, menurut aturan tiap  peserta dibebankan seba­nyak Rp2,5 juta, namun setekah kita sepakati maka peserta hanya membayar Rp1 juta dan Rp1,5 juta lagi kita subsidi.

Tapi pada hari ini Ka­mis (10/6), seluruh  pengu­rus TKBM akan melakukan te­le­konferen tentang soal biaya yang begitu tinggi. “Insyaallah melalui  tele­konferensi ini nantinya pihakpanitia bisa menekan biaya seminim mungkin lagi. Mudah muahan ber­hasil,”sebut Chandra. (ped)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional