Close

KONI Padang Tak Dukung Kejuaraan Renang se-Sumatera

Yusra Syarif MS

PADANG, METRO–KONI Padang tidak mendu­kung kegiatan Kejuaraan Re­nang Antar Club se Sumatera yang dihelat Klub Renang Lumba Lumba di Kolam Renang Teratai Kompeks GOR H Agus Salim, 10-11 Januari 2022. Hal itu menyusul surat KONI No. 6/K-PDG /KU/I/2022 tanggal 9 Januari, perihal surat pembatalan dukungan terhadap kejuaraan antar klub se Sumatera. Surat tersebut ditandatangani Ketua KONI Padang Yusra MS.

Alasan KONI Padang mem­batalkan dukungan terhadap kejuaraan tersebut karena Klub Renang Lumba Lumba tak ter­daftar di Pengcab PRSI Padang.

”Selain itu berdasarkan su­rat Pengcab PRSI Padang No. 001/KU/PRSI.PDG/I2022  tanggal 3 Januari 2022, tentang prihal bahwa PP Lumba Lumba Swimming Championship 2022 tidak melakukan rekomendasi de­ngan Pengcab PRSI Padang,” ujar Ketua KONI Padang Yusra Syarif, Senin (10/1).

Dikatakan Yusra,  ia bukan sepihak  sepihak dalam menui­kapi soal kejuaaran ini, namun ini aturan sudah baku dari KONI Padang. Kemudian, setelah ber­komunikasi dengan Pengcab PRSI Padang ternyata bukan Lumba Lumba bukan klub re­nang yang tidak terdaftar di PRSI Kota Padang. Maka disa­rankan dipersilahkan selesaikan statusnya di Pengcab PRSI Pa­dang terlebih dahulu dulu.

Ketua Klub Renang Lumba-Lumba Kota Padang Damsir mengungkapkan, klub renang Lumba Lumba yang dipimpin­nya, jangankan terdaftar di Pengcab PRSI Kota Padang di PB PRSI pusat saja Klub Renang Lumba Lumba ini sudah ter­daftar sejak tahun 1972. “Se­dangkan, di Pengcab PRSI Pa­dang Klub Renag Lumba Lumba sudah terdaftar sejak tahun 1980-an,” ujar Dafsir.

Lain lagi, Kadispora Padang Afrinaldi mengaku, cukup ber­syu­kur dengan kejuaraan Re­nang An­tar Klub se Sumatera ini, se­hing­ga  memberikan efek eko­nomi terhadap Kota Padang. “Ka­rena tamu tamu yang ber­da­tangan dari seantero Pulau An­dalas Sumatera ini pasti me­reka berbelanja di Kota Pa­dang. Jadi tidak ada alasan kita untuk tidak memdukung ke­jua­raan renang se Andalas ini,” ujar Afri­naldi.

Kemudian, kata Afrinaldi, tidak itu saja juga berdampak terhadap usaha hotel di Kota Padang, sebab kamar hotel penuh. Selain itu, pasca kejua­raan ini peserta yan datang bersama keluarganya  diyakini akan mengunjungi objek wisata yang ada di Kota Padang ­dan Sumbar umumnya. “Artinya, kegiatan kejuaraan renang ini perlu mendapatkan dukungan dari segala pihak, selain meng­gairahkan iven olahraga kem­bali, yang terpuruk akibat dam­pak pandemic Covid-19,” ujar Afrinaldi. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top