Menu

Komplotan Pemalak Sopir Tangki CPO di Teluk Bayur Diamankan

  Dibaca : 185 kali
Komplotan Pemalak Sopir Tangki CPO di Teluk Bayur Diamankan
OPERASI PUNGLI—Polsek Padang Selatan melakukan operasi pemberantasan pungli dan premanisme di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur. Dalam operasi tersebut Polisi mengamankan 3 orang yang diduga melakukan pungli terhadap sopir tangki CPO yang keluar dari PT. Apikal Cakrawala Teluk Bayur, Sabtu (26/6).

Pungutan Parkir Truk Rp 15 ribu, Air Mineral 1,5 L dan Sabun Deterjen Dijual Rp15 Ribu

 PADANG, METRO–Jajaran Polsek Pa­dang Selatan menga­mankan tiga orang pria yang diduga me­lakukan aksi premanisme berupa pu­ngutan liar (pungli) di Ka­wasan Teluk Bayur Padang, tepatnya di depan PT. Api­kal Cakrawala, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (26/6) sore.

Kapolsek Padang Selatan AKP Purwanto mengatakan, kegiatan operasi pemberantasan pungli dan premanisme tersebut merupakan atensi langsung dari Presiden RI sebagai tindak lanjut dari penanganan terhadap aksi premanisme dan pungli yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok. Tindak lanjut dari kasus tersebut, keluarlah perintah untuk me­lakukan penindakan terhadap aksi premanisme dan pungli diwilayah hukum masing-masing Polsek.

“Dalam pelaksanaan kegiatan operasi tersebut diamankan tiga orang yang diduga melakukan pungli terha­dap sopir tangki CPO yang keluar dari PT. Apikal Cak­rawala Teluk Bayur, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Se­la­tan,”ujar Purwanto.

Tiga pria yang diamankan tersebut yaitu Pedrizal (46), Suardi (35) dan Wah­yudi (35). Pedrizal dan Suardi melakukan pungli dengan modus meminta uang parkir truk tangki sebesar Rp 15 ribu, sementara Dipa Wah­yu­di, dengan modus menjualkan air mi­neral dan sabun cuci diatas harga normal.

“Menurut keterangan Dipa Wahyudi, kegiatannya tersebut sudah berjalan 1tahun yaitu menjualkan air mineral merk Aqua ukuran 1,5 L dan sabun cuci deterjen dengan harga Rp 15 ribu kepada sopir truk muatan CPO, sedangkan harga normalnya air mineral merk Aqua tersebut dengan harga Rp 5 ribu dan sabun cuci deterjen Rp 1000,”sebut Purwanto.

Sementara itu, menurut keterangan Pedrizal dan Suardi, mereka sudah melakukan kegiatannya sejak 1 tahun terakhir, mo­dus operandi yang mereka mainkan dengan meminta uang parkir mobil truk tangki CPO sebanyak Rp 15 ribu, dan apabila truk tangki CPO keluar dari PT. Apikal Cakrawala, pemuda tersebut meminta lagi uang sebanyak Rp 2 ribu.

AKP Purwanto mengatakan, barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp 47 ribu pungutan dari sopir truk tangki CPO yang keluar masuk area PT. Apikal Cakrawala, uang tunai Rp 120 ribu hasil penjualan air mineral merk Aqua dan sabun cuci deterjen, serta air mineral merk Aqua ukuran 1,5 L sebanyak 12 botol dan sabun cuci deterjen merk Daia ukuran 53 gram sebanyak 38 bung­kus.

“Ketiga pelaku pungli telah didata dan membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi aktivitas mereka tersebut dikawasan Teluk Bayur,” pungkasnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional