Close

Komplotan Bandit Curanmor Ditangkap di Kota Padang, Hasil Curian Dijual ke Perkebunan Sawit

CURANMOR— Empat pelaku komplotan curanmor ditangkap jajaran Polsek Lubuk Kilangan.

PADANG, METRO–Empat pelaku yang tergabung dalam komplotan bandit spesialis pencuri sepeda motor diringkus Tim Red Bull Lucky Polsek Lubukkilangan di lokasi berbeda. Tak tanggung-tanggung, dari pengungkapan kasus itu, sebanyak tujuh unit sepeda motor hasil curian disita sebagai barang bukti.

Hebatnya, keempat pelaku berinisial JH (29), ZE (39), DS (42) dan D (39) ini menjual sepeda motor hasil curiannya kepada masyarakat yang berada di pedalaman perkebunan sawit yang sulit dijangkau di wilayah Kabupaten Solok dan Solok Selatan untuk menghilangkan jejak.

 “Harga jual hasil curian para pelaku juga tergolong murah. Dijual dengan kisaran Rp 750 ribu sampai Rp 1,5 juta. Untuk merek Yamaha NMAX hanya dijual Rp 2 juta. Mereka mencuri di Kota Padang lalu dijual ke daerah-daerah perkebunan sawit,” ungkap Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Lija Nesmon, Senin (21/11).

Dikatakan Kompol Lija Nesmon, diungkapnya kasus komplotan curanmor ini berawal dari hasil pe/­nyelidikan terkait hilangnya sepeda motor Yamaha NMAX di Mini Market Yuji Mart Gadut setelah korban melapor. Berdasarkan hasil penyelidikan diketahui identitas pelaku dan keberadaannya.

“Pada hari Senin (15/11) personel gabungan Polsek Lubuk Kilangan langsung bergerak ke rumah pelaku JH  di Bandar Buat, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan. Kami berhasil meringkus pelaku JH ketika hendak pulang menuju rumahnya,” terang Kompol Lija.

Setelah ditangkap, ditambahkan Kompol Lija, pihaknya melakukan me­la­kukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti yang mengarah kepada tindak kriminal yang dilakukan oleh pelaku, seterunya pelaku mengakui bah­wa dirinya melakukan pencurian kendaraan bermotor jenis NMAX.

“Selain itu, pelaku JH mengakui bahwa telah melakukan pencurian kendaraan bermotor sebanyak 10 kali di wilayah hukum Polresta Padang dibantu oleh tiga orang temannya,” tambah Kompol Lija.

Lebih lanjut, kata Kompol Lija pada pukul 02.00 wib, Selasa (16/11) setelah mendapatkan keterangan tersebut Personil Gabungan Polsek Lubuk Kilangan langsung bergerak ke rumah pelaku lain yaitu ZE di Bandar Buat RT 002 RW 004 Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan.  Pelaku ZE pun berhasil diamankan tanpa ada perlawanan. Ketika dilakukan penggeledahan ditemukan kembali barang bukti yang mengarah ke tindak pidana yang dilakukan tersangka.

“Pada pukul 03.00 WIB, personil gabungan Polsek Lubuk Kilangan juga langsung bergerak ke rumah pelaku lain inisial DS di Kompleks Villa Fakhrisindo No 10 E RT 006 RW 002 Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh. Di sana pelaku juga berhasil diamankan tanpa ada perlawa­nan, ketika dilakukan peng­geledahan juga ditemukan barang bukti,” tegasnya.

Seterusnya ungkap Kompol Lija pada pukul 03.30 Wib, personil gabungan Polsek Lubuk Kilangan juga langsung bergerak ke rumah pelaku lain yang berinisial D di Jalan Kalumpang, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan. Di sana, pelaku D berhasil diamankan tanpa ada perlawanan, serta ketika dilakukan penggeledahan juga ditemukan barang bukti.

“Kemudian pada hari Rabu (16/11) sekira pukul 10.00 WIB, tim berangkat ke Sungai Kunyit Balai Janggo, Kecamatan Sanger Jujuan, Kabupaten Solok Selatan untuk menyita satu sepeda motor Yamaha NMAX warna Hitam Nopol BA 3590 ZB yang sudah dibeli oleh seseorang berinisial RE,” katanya.

Kemudian, sekitar pukul 22.00 WIB, diungkap Kompol Lija, dilanjutkan penyitaan barang bukti lainnya di daerah Alahan Panjang di sebuah rumah milik T. Di sana, petugas melakukan penyitaan satu unit Sepeda motor Honda BeAT tanpa pelat nomor.

“Dari penangkapan keempat pelaku ini, kami menyita tujuh unit sepeda motor hasil curian. Selain itu, juga ada diamankan barang bukti berupa alat-alat untuk mencuri sepeda motor,hingga barang-ba­rang yang mereka beli menggunakan hasil kejahatan.  Pelaku telah mendekam di sel tahanan Mapol+­sek Lubuk Kilangan. Polisi menjerat pelaku dengan pasal 363 KHUP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tutupnya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top