Menu

Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021, Agam Gagas ASRI di Puskesmas Padang Lua

  Dibaca : 94 kali
Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021, Agam Gagas ASRI di Puskesmas Padang Lua
PRESENTASIKAN— Sekdakab Agam Martias Wanto mempresentasikan ASRI pada saat Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2021 secara virtual.

AGAM, METRO–Sekdakab Agam Martias Wanto presentasikan inovasi pada tim panelis kompetisi inovasi pelayanan publik 2021 secara virtual, di ruang rapat Bupati Agam, Kamis (1/7).

Dalam kompetisi inovasi pelayanan publik 2021, yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) ini, Pemerintah Kabupaten Agam mengangkat inovasi ASRI yang digagas Puskesmas Padang Lua, Kecamatan Banuhampu. “ASRI adalah anak sehat rohani jasmani dengan sikat gigi, cuci tangan dan bersuci,” ujar Sekdakab Agam, Martias, kemarin.

Dikatakan di masa pandemi ini tentu kebersihan ini sangat dituntut sekali, terutama mencuci tangan dan gosok gigi sudah biasa diterapkan di sekolah. Dan ini dikombinasikan dengan bersuci. Sebelum anak masuk ruangan belajar bereka bersuci dulu, yang dikombinasikan dengan cuci tangan dan gosok gigi.

“Pada jam istirahat anak makan dan minum, setelah itu mereka menggosok gigi lagi, ini dilakukan karena berdasarkan survei masih tingginya angka karies di Indonesia termasuk Agam sendiri,” ujar Martias.

Setelah dilakukan evaluasi di wilayah Padang Lua, katanya, sekitar 89 persen anak sekolah dasar sudah mengetahui cara menggosok gigi dan CPTS dengan benar. Namun, prevalensi karies yang tinggi masih jadi persoalan.

Dijelaskan, untuk menunjang hal tersebut inovasi ini anak-anak dimodali dengan odol dan sikat gigi agar inovasi tersebut bisa terlaksana dengan maksimal.Tidak itu saja Program ini kita diperluas baik di sekolah maupun mushalla, termasuk pendukung UKS yang bakal dilakukan secara berkesinambungan.

“Kunci keberhasilannya yakni bagaimana anak menerapkannya di luar sekolah nantinya, serta melakukannya di rumah masing-masing bersama keluarga apalagi Pemerintah terus mensosialisaikan 3M,tentu inovasi ini sejalan dengan percepatan penanganan atau memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Agam. Bahkan program ini bakal kita kembangkan di Agam secara keseluruhan,” terang Martias.

Menurutnya ASRI ini ,integrasi dari pendidikan, kesehatan dan keagamaan. Mendukung inovasi ini juga dibentuk kader kesehatan di sekolah dengan melibatkan komite dan donatur.

“Dengan melibatkan donatur kita dapat bangun sarana prasarana yang memadai, apalagi saat ini setiap sekolah dituntut untuk menerapkan prokses Covid-19 untuk memperlancar Proses belajar mengajar. Ketika Prokes Covid-19 sejalan dengan Inovasi yang dihadirkan maka insyaallah akan sejalan sesuai harapan kita bersama di masa pandemi ini,” kata Martias. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional