Menu

Komisi V DPRD Sumbar Sosialisasikan Perda AKB, Samakan Persepsi, Tegakkan Perda

  Dibaca : 136 kali
Komisi V DPRD Sumbar Sosialisasikan Perda AKB, Samakan Persepsi, Tegakkan Perda
SERAHKAN BUKU— Ismet Amzis dari Komisi V DPRD Sumbar menyerahkan buku Perda No.6/2020 tentang AKB kepada Pjs Wali Kota Bukittinggi Zainuddin.

BUKITTINGGI, METRO
Guna penerapan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Komisi V DPRD Sumbar melakukan Sosialisasi kepada jajaran Pemko Bukittinggi yang dilaksanakan di hall Balaikota Bukittinggi, Senin (19/10).

Hadir dalam kegiatan itu, Pjs Walikota Bukittinggi Zaenuddin, Sekda Yuen Karnova, Asisten I Nofrianto CH dan Kepala SKPD di lingkungan Pemko Bukittinggi serta Tagana Kota Bukittinggi. Sementara dari komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat dihadiri Donizar, Ismet Amzis, Maigus Nasir, Nofrizon dan Deswipetra Dt Manjinjing Alam.

Ismet Amzis selaku pemateri, mengatakan bahwa yang melatarbelakangi lahirnya Perda ini adalah karena Pandemi Covid -19 yang tidak tahu kapan berakhirnya ini sangat berdampak kepada berbagai aktivitas kehidupan, mencakup bidang sosial kemasyarakatan, perekonomian dan pemerintahan, untuk itu tindakan pencegahannya perlu diatur dengan Perda yang bersifat mandatory di mana dapat diikuti oleh kabupaten dan kota di lingkungan Provinsi Sumatera Barat.

“Dengan telah adanya Perda Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 ini mari kita sosialisasikan secara bertingkat sampai ke RW dan RT sehingga bisa dipahami masyarakat. Mari kita samakan persepsi kita untuk benar – benar menegakkan Perda ini di Bukittnggi,” ujar Ismet.

Ismet juga mengatakan bahwa substansi dari Perda AKB yang berisikan 10 BAB dan terdiri dari 117 pasal ini adalah untuk Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 bagi perorangan, Pencegahan dan Pengendalian Covid bagi pelaksana kegiatan atau usaha, kemudian juga bagi Pimpinan Perangkat Daerah/Lembaga.Instansi pemerintahan, kemudian juga mengatur peran serta dan partisispasi masyarakat, Sosialisasi, Koordinasi dan kerjasama penegakan hukum, penghargaan dan pendanaan.

Selanjutnya Ismet menyebutkan bahwa. “Bagi yang kedapatan melanggar akan dikenakan sanksi dapat berupa administrative maupun pidana kurungan yang tujuannya untuk menimbulkan efek jera bagi pelanggar Perda AKB ini,” tutur Ismet.

Sementara itu, Pjs Walikota Bukittinggi Zaenuddin mengatakan, ucapan terima kasih kepada Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat yang telah memberikan sosialisasi di hadapan Kepala SKPD Kota Bukittinggi, sehingga nantinya akan menjadi satu pemahaman terhadap Perda AKB ini.

“Atas nama pemerintah kota (Pemko) Bukittinggi kita mengucapkan terima kasih kepada komisi V DPRD Provinsi Sumbar yang telah memberikan sosialisasi Perda Nomor 6 tahun 2020 ini, karena hal ini adalah tentunya untuk menyamakan persepsi kita terhadap Perda ini,” ujar Zainuddin.

Dikatakan, di Kota Bukittinggi sendiri Perda ini telah disosialisasikan dan juga telah ada tim yang akan melakukan penindakan apabila adanya pelanggaran, di samping itu Bukittinggi sebelumnya juga telah menyiapkan Peraturan Walikota Nomor 38 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Deseas 2019. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional