Close

Komisi IV Kunjungi Nagari Lawang Mandahiling, Warga Berharap Pembangunan Jalan dan Irigasi

Anggota Komisi IV DPRD Sumbar, Bukhari Dt. Tuo dan Mesra anggota DPRD Sumbar ( Fraksi Gerindra) dan anggota Komisi IV Sumbar lainnnya yang didampingi Kasi perencanaan jaringan pemanfaatan air Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumbar Ibnu Rusydi Syarif, meninjau rehabilitasi jaringan Irigasi D.I Batang Selo Kecamatan tanjung emas, Kenagarian Pagaruyung. Kabupaten Tanah Datar.

Komisi IV DPRD Pro­pinsi Sumatera Barat (Sumbar) melakukan kunjungan kerja ke Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung, Kabu­paten Tanah Datar, Rabu (15/09) lalu.

Pada kunjungan Komisi IV DPRD Sumbar tersebut,  Komisi IV menyerap aspirasi masya­rakat Nagari Lawang Man­dahiling terkait pembangunan keinginan wargari nagari te­rsebut dalam hal pemerataan serta perbaikan sarana pem­bangunan baik jalan maupun iri­gasi untuk pertanian.

Di kesempatan itu, Komisi IV yang diketuai Anggota DPRD Sumbar Komisi IV  Muzli M Nur yang didampingi Desrio Putra  ( Fraksi Gerindra) , Zulkenedi Saidi, Mesra ( Fraksi Gerindra), Artati ( Fraksi PAN) dan Suhard­jono ( Fraksi Demokrat) mem­buka ruang dialog dengan ma­syarakat di aula kantor Ke­ra­patan Adat Nagari ( KAN)  La­wang Mandahiling, Keca­matan Salimpaung.

Selanjutnya warga me­nyam­paikan aspirasi, seperti dikatakan Abu Bakar, salah se­orang warga mengusulkan, ja­lan di nagari Lawang Man­da­­hiling saat ini butuh per­bai­kan.

“ Kami mohon jalan provinsi di nagari kami diperbaiki. Karena setiap hujan turun, air dari selokan akan meluap ke jalan sehingga mengakibatkan sejumlah titik jalan di nagari Lawang Salimpaung banyak yang rusak.” kata Abu Bakar.

Ia meminta anggota DPRD Sumbar yang datang dengan Dinas PUPR Sumbar untuk segera mencarikan solusinya.

Warga yang lain, Ismail, juga mengusulkan sejumlah permintaan seperti pem­bangu­nan drainase, jaringan irigasi, dan lain sebagainya.

”Dengan adanya kun­jungan dari Komisi IV DPRD Sum­bar ini semoga dapat meringankan beban kami. Da­lam hal menyampaikan aspirasi yang tidak terakomodir di Kabupaten sehingga cita- cita yang kami inginkan bisa ter­wu­jud,” katanya

Muzli M Nur selaku ketua tim rombongan Komisi IV me­nga­takan akan berupaya me­ng­akomodir seluruh permintaqn dan harapan dari masyatakat Nagari Lawang Mandahiling.

“Untuk anggaran tahun 2021 maupun 2022 sudah ditutup. Maka dari itu diharap­kan kepada masyarakat untuk bersabar pada anggaran 2023 dan segera menyampaikan usulan tersebut di Musrenbang di tingkat Kabupaten dan nanti kabupaten menyampaikan ke provinsi,” kata Muzli.

Menurut Muzli, keluhan dan harapan masyarakat ini bisa ditindaklanjuti oleh perangkat nagari dengan merangkum usulan itu secara resmi, dan mengawalnya hingga bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi. “Buat usulan secara resmi dan kawal terus,” kata Muzli.

Dia juga mengatakan, untuk perbaikan jalan, drainase dan juga irigasi sepertinya memang tidak bisa ditindaklanjuti pada tahun ini, karena aliran penggunaan anggaran sudah ditetapkan dalam APBD dan APBD Perubahan 2021.

“Sampai 2022 program sudah ditutup. Saat ini pun sudah tidak bisa lagi anggaran untuk fisik, tapi hanya bisa untuk barang dan jasa,” katanya.

Muzli juga mengatakan, jika memang ada hal yang krusial yang dibutuhkan oleh masya­rakat Lawang Mandahiling terkait perbaikan sejumlah infrastruktur tersebut, maka perangkat nagari bisa mengu­sul­kannya di Musrembang 2023.

Sementara,  Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Sumbar, Mesra yang juga hadir pada pertemuan itu menga­takan, memang ada beberapa kawasan di Tanah Datar yang belum terealisasi terkait per­baikan irigasi. Pada tahun 2021 ini, ada 7 titik irigasi yang diperbaiki oleh PSDA, dan me­mang untuk kawasan La­wang Mandahiling belum ter­kon­­firmasi.

Kemudian untuk drainase jalan, Mesra mengusulkan kepada masyarakat untuk bisa mendapatkan bantuan dengan jalur cepat dengan masuk ke program usulan prioritas di pemerintahan kabupaten. Sete­lah dirangkum, berkasnya bisa disampaikan kepada OPD terkait.

Seterusnya, anggota Ko­misi IV DPRD Sumbar, Bukhari Dt. Tuo juga menegaskan agar masyarakat setempat bisa membuat hal-hal apa saja yang menjadi prioritas perbaikan infrastruktur di kawa­san ter­sebut. Hal ini dilakukan agar pada 2023 mendatang segala kebutuhan masyarakat bisa dianggarkan.

Senada itu, anggota Komisi IV DPRD Sumbar, Desrio Putra dari fraksi Gerindra menga­takan, komisi IV DPRD Sumbar yang membidangi pem­bangu­nan akan selalu berupaya menyerap aspirasi masyarakat, setelah itu nantinya kami akan berusaha bagaimana harapan tersebut terealisasi.

“Dalam pertemuan ini kami beserta rombongan dari Dinas PUPR Sumbar maupun kepala UPTD jalan PUPR Sumbar . Tolong dicatat bapak-bapak dari pemerintahan usulan warga ini.” katanya.

Desrio menambahkan, per­soalan  sungai, bahwa seluruh sungai di Tanah Datar merupakan kewenangannya ada pusat.

 “Perpanjangan tangan pusat ada  melalui Balai Sungai dan anggarannya di APBN. Namun irigasi ada juga yang kewenangannya di Provinsi yang ada D.I Galo Gandang dan D.I Batang Selo dan ada irigasi yang lintas kabupaten juga masuk ke provinsi.” kata­nya.

Di tempat terpisah, Komisi IV juga meninjau rehabilitasi jaringan Irigasi D.I Batang Selo Kabupaten Tanah Datar Keca­matan tanjung emas, Kena­ga­rian Pagaruyung.

Kasi perencanaan jaringan pemanfaatan air Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumbar  Ibnu Rusydi Syarif menyebutkan, penger­jaan D.I Batang Selo  penger­jaan irigasi tersebut jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 150 hari kalender.

“ Saat ini masih lima persen progres pekerjaan, mem­ba­ngun pemasangan membuat dinding penahan tebing agar saluran irigasi tidak jebol seluas areal irigasi, 1492 Ha.” katanya.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Salimpaung, Wali Nagari Lawang Mandahiling, ketua KAN, Babinsa, Bhabinkam­tib­mas serta masyarakat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top