Menu

Komisi III DPRD dan Pemko Duduk Bersama, Carikan Solusi Permasalahan Banjir

  Dibaca : 117 kali
Komisi III DPRD dan Pemko Duduk Bersama, Carikan Solusi Permasalahan Banjir
TURUN— Komisi III DPRD Kota Bukittinggi bersama SKPD terkait turun ke lapangan mencarikan solusi banjir jika curah hujan tinggi.

BUKITTINGGI, METRO
Beberapa bulan belakangan, Kota Bukittinggi disibukkan dengan persoalan banjir jika terjadi hujan curahn hujan yang cukup tinggi. Sejumlah laporan dari warga langsung disampaikan kepada pemko dan juga Anggota DPRD Bukittinggi.

Untuk itu, sejumlah Anggota DPRD, khususnya Komisi III melakukan peninjauan langaung ke beberapa titik lokasi banjir, bersama SKPD terkait. Beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya, Bukik Apik, Ujuang Bukik Baruah, Jalan Pendidikan dan Pulai Anak Aia, Selasa (24/03).

Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi, Maderizal menjelaskan, memang sejak beberapa bulan terakhir, beberapa titik di Kota Bukittinggi sering terjadi banjir jika hujan dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang cukup lama. Bahkan di beberapa titik, terjadi banjir yang diduga akibat kiriman dari daerah tetangga.

“Sekarang sekarang ini, kalau hujan lebat dan lama, itu sering banjir. Ada juga yang tidak terlalu lebat, tapi daerah tetangga hujan lebat, beberapa daerah kita juga kena imbasnya. Ini beberapa laporan warga yang masuk ke kami di dewan,” ungkap Maderizal.

Untuk itu, DPRD Bukittinggi meninjau langsung beberapa lokasi dan melihat langsung persiapan yang tejadi. “Kita tinjau langsung, lihat situasinya dan coba carikan solusi terbaiknya, agar tidak lagi terjadi hal serupa. Salah satu langkah, memang dengan memperbarui drainase, perbaiki, diperbesar dan dibersihkan. Ini nanti kita bicarakan secara detail dengan SKPD terkait, melalui rapat kerja,” jelas Maderizal diamini Anggota DPRD Komisi III lainnya.

Kepala Dinas PU Bukittinggi, Rahmat AE, bersama Kadis Perkirm, Erwin Umar, menyampaikan, memang kondisi beberapa drainase butuh pembaruan dan juga pembersihan. “Kita coba bikin perencanaannya, karena bukan persoalan yang gampang juga. Aliran drainase harus dipecah lagi agar tidak banyak yang menumpuk di satu titiik, sedimen nya dibersihkan. Tapi salah satu yang utama, juga membenahi drainase induk, salah satunya dengan memecah alirannya. Ini tidak bisa kita kerjakan sendiri, karena kewenangan provinsi Sumbar. Kita sudah pernah laporkan dan kita akan coba komunikasikan lagi,” jelasnya.

Pemko dan DPRD Bukittinggi juga mengimbau kepada warga untuk tidak lagi membuang sampah ke selokan atau drainase. Karena upaya yang dilakukan pemerintah tidak dapat berjalan maksimal, tanpa dukungan dari masyarakatnya. (pry)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional