Menu

Komisi I DPRD Agam Kunjungi BNN, Peredaran Narkoba Memprihatinkan

  Dibaca : 99 kali
Komisi I DPRD Agam Kunjungi BNN, Peredaran Narkoba Memprihatinkan
FOTO BERSAMA—Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra foto bersama saat mengujungi BNN Sumbar untuk mencari referensi dalam memerangi Narkoba.

AGAM, METRO – Untuk belajar bagaimana upaya pencegahan atau pemberangusan terhadap Narkotika di Kabupaten Agam, Komisi I DPRD Agam, Selasa (8/1) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumbar. Kunjungan ini dilakukan banyaknya pemberintaan di media massa tentang penangkapan kurir atau pemakai Narkoba menjadi alasan utama Komisi 1 DPRD Agam dalam memeraangi Narkoba sampai ke akar-akarnya.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra didampingi Wakil Ketua Komisi I Antonis, Anggota Komisi, Kabag Hukum dan Persidangan Heriwardati, pendamping dan Sekretariat DPRD Agam. Rombongan disambut Kepala BNN Sumbar Brigjen Pol Khasril Arifin serta jajarannya.

Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra mengatakan, maksud dan tujuan dari Komisi 1 DPRD Agam menyambangi BNN Sumbar ini yakni untuk sharing serta mencari informasi terkait bagaimana pencegahan dan perang terhadap peredaran narkoba serta jaringanya yang saat sekarang ini sudah sangat memprihatinkan.

Di samping itu banyak melihat saat sekarang kalangan muda yang terjerat ke dalam dunia narkotika tersebut. Dan tidak kalah saingnya kaum ibuk-ibuk juga ikut serta menjadi aktor dalam peredaran narkotika di setiap daerah. Alih-alih memenuhi kebutuhan ekonomi menjadi alasan utama bagi kaum ibu rumah tangga untuk terjerumus mengedarkan barang haram tersebut,dengan alasan menghidupi anak-anak mereka karena ekonomi saat sekarang sangat sulit.

Makanya tidak jarang kaum ibu-ibuk bahkan anak yang baru dewasa saja sudah diperalat untuk mengedarkan Narkotika. Di samping untunya besar mereka tidak memikirkan bahanya yang akan menimpanya,bisa jadi di hukum semur hidup atau hukuman mati yang harus mereka hadapi.

Makanya kami tidak ingin hal-hal yang semacam itu terus tejadi kepada masyarakat kami di Agam.kami ingin Narkoba tidak hadir di daerah kami. Sebab narkoba itu sangat merusak generasi bangsa.Kalu sudah rusak siapa yang akan menggantikan pemimpin bangsa nantinya.

Kemudian ia berharap kunjungan itu bisa memberikan referensi untuk Komisi I DPRD Agam, karena saat ini komisi tersebut tengah melakukan pembahasan ranperda tentang penyalahgunaan narkoba. “Kita akan berusaha keras untuk memerangi peredaran narkoba ini, supaya generasi muda serta daerah kita bisa terbebas dari narkoba,” ujar Marga Indra.

Menjawab kunjungan Komisi I Kepala BNN Sumbar Brigjen Pol Khasril Arifin dalam pembahasan tentang pemerangan terhadap Narkoba tersebut mengatakan, rasa terima kasih kepada DPRD Agam karena telah melakukan kunjungan ke kantor tersebut.

Ia menyebutkan, saat ini narkoba tidak hanya menjangkau kalangan dewasa saja, namun sudah sampai menyentuh anak-anak yang masih duduk di bangku sekolahan. “Kita berharap semua kalangan termasuk pemerintah daerah serta DPRD bisa berperan aktif dalam memerangi dan memberantas narkoba ini. Dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, Kabupaten Agam termasuk dalam daerah yang rawan peredaran narkoba,” ungkap Khasril.

Di samping itu peran orang tua dan ninik mamak sangat diperlukan saat sekarang serta peran pemerintah daerah. Kalau memang ingin menjadikan masyarakat atau generasi kita ini jau dari Narkoba ayok bersama-sama memberantasnya.

Kalau memang ada terbukti dari sanak family diupayakan untuk rehabilitas, jangan dibiarkan begitu saja. Upayakan kembali penguatan aqidah-aqidah pada generasi muda ini. Perbanyak kegiatan keagaam dan berikan pencerahan bahwa narkoba itu bagiakan racun yang bisa membunuh kita kapan saja ia mau. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional