Menu

Komisi C DPRD Payakumbuh, PBM Tatap Muka Terbatas Patuhi Prokes  

  Dibaca : 96 kali
Komisi C DPRD Payakumbuh, PBM Tatap Muka Terbatas Patuhi Prokes  
TINJAU SEKOLAH—Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Armen Faindal tinjau pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas bersama Komisi C.

SUKARNOHATTA, METRO–Komisi C DPRD Kota Payakumbuh yang meru­pakan mitra Kerja Dinas Pendidikan, melakukan pemantauan Proses Bela­jar Mengajar (PBM) Tatap Muka Terbatas yang telah digelar sejak beberapa pekan terakhir.  Peman­tauan terhadap PBM ter­sebut dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Armen Fa­indal

Ketua Komisi C, Ah­mad Zifal serta tiga orang anggota Komisi C, yakni Suparman, Mustafa serta Politisi Nasdem Dua Pe­riode, Ismet Arius.

Pemantauan yang dila­kukan Selasa (31/8) pagi itu dilakukan di dua tingkatan sekolah, yakni Sekolah Dasar Negeri 06 Tarok serta SLTP N 1 Payakum­buh yang berada di Pusat Kota.

Selain memantau pe­laksanaan PBM Tatap Mu­ka Terbatas, rombo­ngan Komisi C juga me­mantau Penerapan Proto­kol Ke­sehatan yakni peng­gu­naan masker oleh war­ga sekolah, terutama Murid dan Pelajar, penye­diaan tempat cuci tangan, pe­ngukuran suhu tubuh ser­ta peserta didik yang mem­bawa bekal.

Menurut Ahmad Zifal dari dua sekolah yang didatangi, pihak sekolah cukup taat dalam me­menuhi persyaratan yang diwajibkan agar PBM Tatap Muka bisa Digelar. Murid dan Pelajar juga disiplin dalam penggunaan Mas­ker.  “Iya, dari dua sekolah yang kita kunjungi tadi, Penerapan Protokol Ke­sehatan sudah cukup baik dan telah sesuai dengan apa yang diarahkan oleh tim Covid-19 Kota Paya­kumbuh. Namun kedepan tentu kita butuh dukungan semua pihak agar PBM Tatap Muka yang telah digelar jangan sampai berulang dengan Belajar Daring,” pintanya.

Politis PPP itu juga me­ngingatkan Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pendidikan untuk memak­simalkan penggunaan da­na APBD sebesar 8 persen yang telah dianggarkan untuk penanganan Covid-19.  “Sebelum perubahan (APBD.red) kita lihat masih banyak dana tersisa, un­tuk itu kita minta Dinas Pendidikan memak­si­mal­kan dana yang tersisa. Kita harapkan dukungan sarana dan prasarana dari Dinas Pendidikan untuk sekolah, baik untuk penye­diaan masker maupun alat pengukur suhu dan lain­nya,” pintanya.

Sementara itu, Koor­dinator Komisi C DPRD Payakumbuh, Armen Fain­dal menyebutkan bahwa pihaknya mendukung jika nantinya PBM Tatap Muka yang saat ini digelar se­cara Terbatas bisa dilak­sanakan secara penuh dengan tidak ada lagi pembatasan jumlah murid/pelajar di dalam kelas. Namun pihaknya sekolah juga diharapkan bisa terus berbenah kearah yang lebih baik, sehingga kasus Positif Covid-19 tidak ada lagi.  “Kita mendukung agar PBM Tatap Muka bisa terus terlaksana, sebab belajar/sekolah secara Daring tidak semaksimal dibandingkan dengan ta­tap muka langsung di se­kolah. Bahkan kita juga mendukung agar PBM Tatap Muka tidak lagi di­gelar dengan jumlah pe­serta didik (murid/pe­la­jar.red) yang terbatas. Kalau bisa segera dengan jumlah penuh seperti bia­sa. Namun tentu per­bai­kan/pembenahan perlu terus dilakukan pihak se­kolah dan dinas pen­didi­kan,” ucap Politis De­mokrat tersebut.

Armen yang juga Wa­kil Ketua DPRD Paya­kum­buh itu juga menyebutkan bahwa pihak sekolah di­nilai sudah siap melak­sanakan PBM Tatap Muka secara penuh, namun ten­tu masih ada hal-hal yang harus diperbaiki sambil berjalan. Saat ini di Paya­kumbuh yang telah me­mulai PBM Tatap Muka Secara Terbatas sejak be­berapa pekan lalu, ma­sih membatasi jumlah mu­rid/pelajar. Baik di­tingkat SD maupun SLTP.  (uus )

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional