Close

Kombes Pol Satake: Warga Melapor Tak Wajib Perlihatkan Bukti Vaksin

Kombes Pol Satake Bayu Kabid Humas Polda Sumbar.

PADANG, METRO–Polda Sumbar menegaskan bukti surat vaksinasi Covid-19 tidak menjadi syarat bagi warga yang akan melaporkan dugaan tindak pidana. Pasalnya, sejauh ini tidak ada aturan khusus terkait warga yang ingin melapor.

“Enggak ada jadi­ sya­rat. Pada prinsipnya tu­juan­nya untuk menambah masyarakat yang ingin vaksinasi. Tapi aturan se­cara tertulis tidak ada, sifat­nya hanya imbauan,” kata Kabid Humas Polda Sum­bar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Ka­mis (21/10).

Kombes Pol Satake Ba­yu menyebutkan, apa­bila warga yang memiliki surat vaksin dan ingin me­la­por alangkah baiknya untuk dibawa. Namun atu­ran ini tidak menjadi suatu kewaji­ban.

“Kalau di Polda Sumbar sifatnya, kalau ada (surat vaksin) lebih bagus, tapi tidak aturan diwajibkan. Kalau dia vaksin lebih ba­gus. Intinya tidak diwajib­kan, lebih baik vaksin. Se­lama ini pelapor tidak per­nah ada aturan khusus,” tegas Kombes Pol Satake Bayu.

Seperti diketahui, lapo­ran seorang mahasiswa korban percobaan pemer­ko­saan tidak diterima oleh Polres Banda Aceh dengan alasan belum vaksin Co­vid-19. Kasus ini menjadi sorotan hingga akhirnya diambil alih oleh Polda Aceh.

Peristiwa penolakan itu terjadi Senin (18/10). Saat itu LBH Banda Aceh dan korban mendatangi Pol­resta Banda Aceh. Namun petugas jaga di pintu me­larang mereka untuk ma­suk jika belum divaksin.

Hal yang sama juga terulang saat rombongan yang hendak melapor itu berada di Sentra Pela­ya­nan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Banda Aceh. Di sana petugas juga tidak merespons mereka dengan alasan belum vak­sin. (rgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top