Menu

Kolam Teratai Makan Korban, Belajar Renang, Pelajar SMP Tamsis Tenggelam

  Dibaca : 9942 kali
Kolam Teratai Makan Korban, Belajar Renang, Pelajar SMP Tamsis Tenggelam
TENGGELAM— Suasana di Kolam Renang Teratai, pascaditemukannya Fajar Dimas, pelajar kelas I SMP Taman Siswa yang tenggelam saat kegiatan belajar olahraga bersama dengan siswa dan guru olahraga. (romi/posmetro )

PADANG, METRO – Seorang bocah siswa kelas 1 SMP Taman Siswa, Fajar Dimas (13), di temukan tenggelam di Kolam Renang Teratai, Komplek GOR H. Agus Salim Padang, Jumat (13/9) sekitar pukul 15.25 WIB.

Korban yang diketahui warga Jalan Taman Siswa, RT 04, RW 03, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang ini ditemukan kondisi tenggelam di dasar kolam. Setelah diangkat dan dibawa ke rumah sakit, baru dipastikan korban sudah tak lagi bernyawa.

Kapolsek Padang Barat AKP Firdaus membenarkan kejadian tersebut. Katanya, kejadian tersebut berawal saat korban bersama dengan 42 siswa lainnya melakukan kegiatan belajar renang di kolam berenang Teratai, Komplek GOR H. Agus Salim Padang. Mereka juga didampingi satu orang guru olahraga.

”Berdasarkan keterangan saksi guru olahraga, korban siswa mulai berenang di Kolam Renang Teratai, sekitar pukul 14.00 WIB. Jumlah siswa yang ikut berenang 42 orang,” ungkap Firdaius.

Setelah sejam lebih berenang, sekitar pukul 15.15 WIB, guru olah raga menyuruh semua siswa naik dari kolam. Setelah diabsen, ternyata kurang satu orang.

“Guru dan beserta siswa serta penjaga kolam melakukan pencarian di sekitar kolam renang”lanjut Firdaus.

Sekitar pukul 15.25 WIB, pengawas kolam renang Ahmad (51), melihat ada orang yang tenggelam di dasar kolam. Dia pun segera menceritakan kejadian tersebut kepada pengawas kolam yang lainnya.

”Melihat kejadian tersebut Ahmad langsung terjun kedalam kolam untuk mengangkat korban dan dibantu rekannya sesama pengawas kolam,”ungkap Kapolsek.

Setelah itu, korban langsung dilakukan pertolongan pertama, pada saat korban pertama kali diselamatkan, detak nadi masih ada.

”Sekitar pukul 15.30 WIB, korban langsung di bawa ke Rumah sakit Yos Sudarso untuk mendapat tindakan medis. Setelah sampai di Rumkit Yos Sudarso dan diperiksa Dokter, pihak Rumah Sakit memberitahukan bahwa korban telah meninggal dunia,” terang Firdaus. Korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk di semayamkan

Firdaus menghimbau, baik orang tua maupun guru yang hendak membawa pergi anak-anaknya agar selalu memperhatikan apa yang di lakukan anak-anak dan jangan sampai melepaskan pandangan dari kegiatan anak-anak.

”Apalagi kegiatan tersebut dilakukan di tempat-tempat yang memungkinkan akan terjadi musibah yang tidak di inginkan, seperti di laut, maupun di kolam renang,” pungkasnya.(r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional