Close

KKB Papua Serang 12 Warga Sipil, Seorang Pandeta Tewas Dibantai

EVAKUASI—Terlihat upaya proses evakuasi jenazah para korban pembantaian KKB dari lokasi kejadian di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (16/7) pagi sebagai kejahatan luar biasa.

JAKARTA, METRO–Densus 88 Antiteror yang bertugas di Satgaswil Polda Papua ikut terlibat memburu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang telah menyerang 12 warga sipil.  “Densus Satgaswil Polda Papua yang juga bantu back up,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada JPNN.com, Minggu (17/7).

Kendati demikian, Dedi menerangkan pihaknya memprioritaskan keterlibatan pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) di Papua untuk memburu KKB.  “Diutamakan BKO pasukan yang sudah ada di Papua,” kata Dedi.

Perwira tinggi Polri itu mengatakan anggota Reskrim Polda Papua pun pun ikut melakukan penyelidikan, penyidikan, serta pengejaran pelaku pembunuhan.

“Untuk pengejaran kelompok KKB Polri bersama dengan TNI. Semoga bisa segera terungkap,” pungkas Dedi.

Sebelumnya, 12 warga sipil menjadi korban penyerangan KKB di Kampung Nogolait, Nduga Papua. Dari jumlah itu, sepuluh di antaranya meninggal dunia. polisi juga melaporkan dua orang mengalami luka-luka dari insiden itu.

Pendeta Tewas Dibantai

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua menyerang 12 warga sipil, salah satunya pendeta bernama Eliaser Baye. Pendeta itu meninggal dunia akibat serangan KKB.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan penyerangan dan penembakan oleh KKB terhadap pendeta dan warga sipil terjadi di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga, Papua pada Sabtu (16/7) sekitar pukul 09.15 WIT.

“12 orang menjadi korban, di antaranya sepuluh meninggal dunia, salah satunya seorang pendeta dan dua orang mengalami luka-luka,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/7).

Perwira menengah Polri itu mengatakan anggota Polres Nduga yang dibantu Satgas Damai Cartenz dan TNI masih memburu para pelaku.

“Sangat keji, tidak pandang bulu, seorang pendeta yang harusnya dihargai dan dihormati harus menjadi korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata,” ujar Kamal.

Kamal mengatakan sehari-hari Pendeta Eliaser sebagai pelayan gereja di Kampung Yereitma, Distrik Pija, Kabupaten Nduga.

Pendeta Eliaser ke Nduga dalam rangka kegiatan konfrensi GKI di Wamena pada 26-28 Juli 2022. “Pak Pendeta meninggalkan seorang istri dan enam orang anak,” kata Kamal.

Kamal mengatakan saat ini para korban sudah dibawa ke Kabupaten Mimika.  Adapun jenazah Pendeta Eliaser Baye diserahkan ke keluarganya di Kenyam. “Jenazah Pendeta Eliaser Baye rencananya akan disemayamkan di Gereja GKI Kenyam,” pungkas Kamal. (cr3/jpnn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top