Menu

Kisah Arsenal dan Oezil Berakhir di Januari

  Dibaca : 112 kali
Kisah Arsenal dan Oezil Berakhir di Januari

Mesut Oezil makin dekat dengan pintu keluar dari Arsenal. Kabarnya, klub London Utara itu sudah deal untuk mengakhiri kontrak Oezil lebih cepat.

Dikutip dari The Athletic, Oezil dan pihak Arsenal menemui kata sepakat itu, Sabtu (16/1) sore WIB atau pagi waktu setempat. Ini setelah Oezil mengabulkan permintaan Arsenal untuk tidak membayar penuh sisa gaji 7 juta paun di enam bulan terakhir kontraknya.

Begitu sudah ada hitam di atas putih, Oezil takkan lagi jadi pemain Arsenal dan dia bebas untuk menegosiasikan kontrak dengan klub manapun. Dalam hal ini Fenerbahce jadi calon terkuat untuk mendapatkan Oezil.

Klub Superliga Turki itu dikabarkan memang sudah jauh-jauh hari mencapai kesepakatan verbal dengan Oezil. Ini artinya menutup rapat-rapat peluangnya bermain di Liga Amerika Serikat (MLS).

Tak ayal, salah satu faktor kesulitan klub-klub lain untuk menggaet Oezil dikarenakan harga pemain yang masih cukup besar. Selain Fenerbahce, beberapa klub dari MLS (Major League Soccer) di Amerika Serikat juga berminat mendatangkan Oezil.

Arsenal memang tidak mendapat uang dari penjualan Mesut Oezil. Namun setidaknya, Arsenal bisa menghemat pengeluaran dengan tidak lagi membayar gaji pemain berusia 32 tahun itu.

The Gunners bisa menghemat sekitar 7 juta paun atau setara Rp 133 miliar! Itu merupakan sisa gaji Oezil sampai musim panas nanti.

Diketahui, gaji Oezil sendiri di angka 350 ribu paun atau setara Rp 6,6 miliar per pekan. Oezil merupakan pemain dengan gaji tertinggi di Arsenal bersama Pierre-Emerick Aubameyang.

Mesut Oezil dibeli Arsenal dari Real Madrid pada 2 September tahun 2013 silam, kala Arsene Wenger menjabat sebagai manajer Arsenal. Oezil ditebus seharga 42 juta paun atau setara Rp 824 miliar.

Oezil tampil 184 kali di Premier League dan menyumbangkan tiga gelar Piala FA. Kariernya cemerlang bersama Arsene Wenger sebelum tenggelam ketika Arsenal dilatih Unai Emery dan Arteta.

Ya, bersama Arsene Wenger, Oezil mampu meraih tiga titel juara Piala FA. Oezil begitu gemilang sebagai komando di lini tengah. Seiring kepergian Arsene Wenger di tahun 2018, pelan-pelan Mesut Oezil tersisih. Unai Emery, Freddie Ljungberg, dan Mikel Arteta tidak lagi memakai jasa Oezil dan lebih memilih pemain-pemain muda.

Dikabarkan, Oezil akan berpamitan dulu ke rekan-rekan setimnya pada sesi latihan, Minggu (17/1) atau sehari jelang duel kontra Newcastle United di kandang. Setelah itu Oezil akan menuntaskan kepindahannya ke Fenerbahce.
Maka kini, kisah Arsenal dan Oezil benar-benar berakhir di Januari… (*/ren)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional