Menu

Kinantan Bird Park di Lingkungan TMSBK Diresmikan

  Dibaca : 204 kali
Kinantan Bird Park di Lingkungan TMSBK Diresmikan
RESMIKAN— Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias meresmikan Kinantan Bird Park di lingkungan TMSBK Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO
Pemko Bukittinggi meresmikan penggunaan Kinantan Bird Park, Senin (14/9). Pengoperasian Kinantan Bird Park itu ditandai dengan pelepasan burung Wali Kota Bukittinggi. Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olah Raga Bukittinggi, Supadria menjelaskan, untuk tahap I, dibangun Taman Burung yang diberi nama “Kinantan Bird Park”.

Kinantan Bird Park dibangun diatas tanah seluas 2.500 meter persegi, yang diisi 40 sampai 50 jenis burung atau lebih seratus ekor burung. “Taman Aviari ini dilengkapi dengan 13 kandang yang nyaman untuk burung burung yang dilindungi. Taman Aviari ini merupakan taman burung terbesar di Sumatera dan mungkin juga di Indonesia,” ungkap Supadria.

Pembangunan Kinantan Bird Park ini diawali dengan membuat master plan ditahun 2018 dan untuk pekerjaan fisiknya baru dilakasanakan tahun 2019 tahap I dan dilanjutkan Tahap II tahun 2020 ini, dengan total anggaran sebesar Rp10,34 miliar yang berasal dari APBD Kota Bukittinggi.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias didampingi Ketua DPRD Kota Bukittinggi Herman Sofyan menjelaskan, revitalisasi TMSBK, dilakukan untuk lebih memberikan suasana baru yang alami untuk hewan penghuninya. Sehingga para hewan pun sejahtera. Selain itu, revitalisasi juga dilakukan untuk menjadikan Kebun Binatang ini menjadi sarana edukasi dan konservasi bagi pengunjung.

“Kebun Binatang yang ada di Bukittinggi ini dibuat berbeda dengan Kebun Binatang lainnya yang ada di Indonesia. Kinantan Bird Park ini, tidak saja tempat rekreasi, tetapi juga tempat edukasi dan konservasi. Intinya, setiap pembangunan yang kita laksanakan, harus bermanfaat dan dapat mendatangkan hasil bagi masyarakatnya,” ujar Ramlan.

Setelah pembangunan Kinantan Bird Park TMSBK ini selesai, pemko juga tengah melaksanakan pembangunan zona reptil yang berada di bawah tanah. Dengan selesainya zona reptil itu nantinya, pengunjung juga merasakan berada di alam reptil itu sendiri.

Di samping itu juga ada zona karnivora, seperti harimau, singa, macan dahan dan kucing emas serta hewan karnivora lainnya. “Untuk zona karnivora ini, pengunjung dapat berintegrasi dengan hewan tersebut dari balik kaca tebal. Untuk zona reptil dan zona karnivora ini dibangun dengan anggaran Rp12 miliar lebih yang bersumberkan dari APBD Kota Bukittinggi. Sehingga ada inovasi dan pembaruan di TMSBK untuk menarik wisatawan,” jelas Supadria. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional