Menu

Khusus Bagi Pelajar pada Jam Sekolah, Polres Beri Toleransi Siswa tak Dirazia

  Dibaca : 193 kali
Khusus Bagi Pelajar pada Jam Sekolah, Polres Beri Toleransi Siswa tak Dirazia
TOLENRANSI—Khusus bagi pelajar pada jam sekolah yang tengah berlansung, Polres Sijunjung memberikan toleransi tidak akan melakukan razia terhadap pelajar tersebut.

SIJUNJUNG, METRO
Polres Sijunjung memberikan toleransi khusus kepada pelajar dengan tidak melakukan razia lalulintas terhadap pelajar pada saat jam sekolah, meskipun saat ini Operasi Patuh Singgalang (OPS) 2020 resmi digelar. Kebijakan itu dibuat Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, SIK MHum. bukan tanpa alasan. Karena untuk memberikan kemudahan bagi pelajar pada akses transportasi pada saat proses belajar. Apalagi mengingat sangat minimnya angkutan transportasi umum di Kabupaten Sijunjung sehingga mayoritas pelajar menggunakan sepeda motor untuk pergi ke sekolah.

Meskipun tidak melakukan razia lalulintas kepada pelajar disaat jam sekolah namun, Kapolres menegaskan agar pelajar tidak melakukan pelanggaran kasat mata saat berkendara seperti, tidak memakai helm, kaca spion, memakai knalpot racing, bonceng tiga dan tidak ugal-ugalan saat berkendara.

“Khusus bagi pelajar disaat jam sekolah kita beri toleransi. Tujuannya untuk memberi kemudahan agar tidak mengganggu pada jam pelajaran, karena fasilitas angkutan umum disini (Sijunjung) sangat minim sehingga mayoritas memakai kendaraan untuk pergi ke sekolah. Tapi dengan syarat tidak melakukan pelanggaran kasat mata,” ujar AKBP Andry Kurniawan, didampingi Kasat Lantas Polres Sijunjung Iptu Ghanda Novidiningrat dan Kasubag Humas Iptu Nasrul Nurdin.

“Pada saat jam sekolah saja, berkisar pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Tapi kalau di luar waktu tersebut akan ditindak tegas bagi yang melanggar. Itu toleransi kita kepada masyarakat,” ujar Kapolres, Rabu (23/7).

Pihaknya mengatakan, OPS 2020 akan berlangsung selama 14 hari ke depan dimulai sejak Kamis 23 Juli hingga 5 Agustus mendatang. Penindakan akan diberikan kepada pelanggar lalulintas baik di dalam kabupaten maupun di jalan lintas sumatra (Jalinsum).

Operasi itu melibatkan sebanyak 25 personel dari Satlantas Polres Sijunjung, serta TNI, Dishub, Pol PP dan BPBD saat apel gelar pasukan. Setidaknya 8 pelanggaran menjadi prioritas pada operasi itu diantaranya, tidak memakai helm, bonceng 3, knalpot racing, tidak memakai sabuk keselamatan, melawan arus, menggunakan Hp saat berkendara, kelebihan muatan dan over dimensi.

“Antisipasi Curanmor juga menjadi perhatian khusus, terutama bagi kendaraan yang tidak memiliki bukti surat kepemilikan kendaraan yang sah. Kita imbau masyarakat tetap tertib dan patuhi aturan lalulintas, utamakan keselamatan selama berkendara,” tambahnya. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional