Close

Ketua DPRD Sumbar Terima Kunjungan Delapan Calon Jendral

TERIMA KUNJUNGAN— Ketua DPRD Sumbar Supardi dampingi Sekretaris Dewan Raflis menerima kunjungan delapan calon Jendral, dalam rangka praktik kerja dalam negri (PKDN),Senin (25/7).

PADANG, METRO–Ketua DPRD Sumbar Supardi didampingi Sekretaris Dewan Raflis menerima kunjungan delapan calon Jendral, Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Ses­pim­ti), dalam rangka praktik kerja dalam negri (PKDN),Senin (25/7).

Kunjungan delapan calon Jendral tersebut dalam rangka praktik kerja dalam negri (PKDN), dengan tema “strategi Polri menjaga stabilitas Kamtibmas da­lam rangka mendukung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural”.

Delapan orang siswa Sespimti di dampingi Brig­jen Pol. DR. Zulkifli,S.IK, MH dan KBP Burhanu­din,­SIK.­MH, guna melakukan pengamatan dan kunjungan langsung, agar tepat sasaran, sehingga mendapatkan solusi dalam melaksanakan perbaikan perekonomian masyarakat, serta melakukan pelayanan.

Delapan orang calon Jendral tersebut 5 diantarnya dari Kepolisian yakni KBP Rifki, SH, SIK (LO giat), KBP Ahmad Sulaiman, SIK,MH (Ketua PKDN), KBP Sonny Mahar Budi, SIK, MH,dan KBP Heru Budi Pra­setyo,­SIK, sedangkan dari TNI 3 orang yakni Kol. PNB Sukarno (Sekretaris PKDN), Kol.­Inf. Eko Pasca Herisuci N dan Kol. Laut (P) Rahadian Rahmadi, SE, M.Tr. Hania, melakukan diskusi dan mengorek berbagai informasi berkaitan dengan kondisi masyarkat, khusunya berbagai usaha yang sudah dilakukan pemerintah setempat, bekerjasama dengan TNI dan Polri.

Pada kesempatan ter­sebut ketua DPRD Supardi menyampaikan secara fokus kondisi lahan yang mayoritas di Sumatera Barat miskin ulayat, sehingga perlu dijaga dalam rangka meningkatkan pe­re­konomian masyarakat, serta menjaga budaya da­erah ini.

Karena pengelolan ma­sih konvensional, maka terkadang dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu yang bisa merugikan masyarakat, dan dapat menimbulkan konflik internal masyarakat, maka perlu kiranya menjadi masukan bagi semua pihak, khu­sus­nya petinggi TNI dan Polri, agar masyarakat bisa mendapat perlindungan dalam menjaga serta mengelola ulayat.

“Di Sumatera Barat ini la­han mayoritas milik kaum atau ulayat yang masih dikelola secara konvensional, maka terkadang keluguan masyarakat selalu dimanfaatkan oleh ok­num-oknum tertentu untuk mengambil keuntungan dari keluguan masyarakat tersebut, baik dalam penguasaan lahan maupun lainnya, ini bisa menyebabkan kerugian besar bagi pemilik, dan dapat menimbulkan konflik di lingkungan masyarakat tersebut, perlu perhatian bagi pemimpin kita baik TNI maupun Polri, agar oknum-oknum tersebut mendapat tindakan jika me­lakukan hal tersebut,” papar Supardi.

Ia juga menambahkan, dukungan TNI, Polri juga amat perlu dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, dalam membackup gerakan pemerintah daerah, sehingga tataran kehidupan masyarakat semakin meningkat, sehingga mampu menekan tingkat kriminal serta gejolak lainnya.

“Kami juga berharap, kiranya pimpinan TNI dan Polri bisa membackup semua kegiatan peningkatan perekonomian masyara­kat, guna menekan adanya gejolak di tengah-tengah masyarakat,” tambah Su­pardi.

Paparan Supardi diresfon secara positif pserta praktik kunjungan dalam negri Sespimti dan pendamping, dengan menjadikan catanan khusus dan menjadikan masukan berarti, sehingga target pe­mu­lihan ekonomi serta reformasi struktural bisa berjalan baik.

“Ini masukan sangat berarti bagi kami, karena tanpa ada masukan positif, kita akan sulit menjalankan program perbaikan eko­nomi dan struktural,” respon Brigjen Pol Zulkifli, yang merupakan pendam­ping Sepim.

Pertemuan dan diskusi mengambil tempat ruang rapat pimpinan DPRD Sum­bar berlangsung hangat, serius namun diselingi ke­lakar, sehingga terasa kekeluargaan antara tani dan tuan rumah, ditutup dengan pemberian cendra mata dari ketua DPRD dan perwakilan siswa Sespim. (hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top