Menu

Ketua DPRD Kepergok Beduaan dengan Sespri Wanita

  Dibaca : 174 kali
Ketua DPRD Kepergok Beduaan dengan Sespri Wanita
DIGEREBEK—Ketua DPRD Pasbar bersama sespri wanita digerebek BNNK dan Satresnarkoba bersama warga di kantor DPC Gerindra Pasbar.

PASBAR,METRO
Sempat dikira mesum, Ketua DPRD Pasaman Barat (Pasbar), Parizal Hafni digerebek di kantor DPC Partai Gerindra Pasbar, Senin malam (19/4) sekitar pukul 21.30 WIB. Wakil Rakyat itu didapati sedang berduaan dengan seorang perempuan yang berstatus sebagai sekretaris pribadinya.

Selain diikuti oleh puluhan warga, penggerebakan itu dilakukan oleh Tim Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasbar bersama Satresnarkoba Polres Pasbar dan disaksikan jajaran Satpol PP Pasbar. Namun, saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti narkoba.

Kepala Satpol PP Pasaman Barat, Abdi Surya mengatakan, awalnya penggerebekan itu dilakukan pemuda bersama warga di lokasi kantor DPC Partai Gerindra Pasaman Barat itu. Ketua DPRD Pasaman Barat itu diketahui berada di dalam kantor bersama perempuan yang merupakan sesprinya, berinisial AS.

“Yang melakukan penggerebekan awalnya dilakukan pemuda setempat bersama masyarakat. Warga mengakui kalau aksi Ketua DPRD itu sudah meresahkan sehingga dilakukanlah penggerebekan. Saya mendapat laporan itu, langsung ke lokasi kejadian sekitar pukul 22.30 WIB tadi malam,” kata Abdi Surya, Selasa (20/4).

Dijelaskan Abdi Surya, kecurigaan warga awalnya muncul karena Ketua DPRD Pasbar ini diketahui sedang bersama seorang wanita di dalam kantor yang kondisinya gelap alias lampu dimatikan. Hanya saja, kasus dugaan mesum ini tidak dilanjutkan ke proses hukum.

“Semuanya berakhir dengan pernyataan permintaan maaf dari Ketua DPRD Pasaman Barat yang ditulis dalam sebuah surat. Surat pernyataan itu ditandatangani Ketua DPRD Pasaman Barat. Kemudian juga ditandatangani orang tua perempuan berinisial AS dan Jorong Kampung Cubadak,” ungkapnya.

Surat permintaan maaf itu dibacakan oleh ajudannya bernama Torang di hadapan petugas dan warga yang melakukan aksi penggerebekan, Selasa (20/4) sekitar pukul 00.16 WIB. Dalam surat itu, Ketua DPRD Pasbar atas nama pribadi dan pihak keluarga sesprinya, AS memohon maaf sebesar-besarnya kepada pemuda khususnya warga Jorong Kampung Cubadak. Untuk itu ia mengaku salah dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

“Saya tidak ada niat membuat warga masyarakat salah paham. Demikianlah surat pernyataan ini saya buat. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih,” kata Torang membacakan surat permintaan maaf Ketua DPRD Pasbar.

Jorong Kampung Cubadak Roby, mengatakan informasi dari warga terjadi penangkapan di kantor Gerindra. Namun, menurut pengakuan Ketua DPRD tidak berbuat apa-apa hanya berdua di dalam kantor itu.

“Saat pemuda dan warga datang bapak itu langsung membuka pintu dan langsung keluar. Mereka hanya berduaan saja di dalam kantor dan tertangkap masih memakai baju lengkap. Sehingga sanksinya hanya membuat surat pernyataan permintaan maaf dan tidak ada sanksi lainnya,” tegas Roby.

Sementara itu Kepala BNN Pasbar, Irwan Effendry mengatakan pihaknya bersama Satresnarkoba Polres Pasbar ikut menyaksikan penggerebekan di Kantor DPC Gerindra. Hal itu menindaklanjuti informasi dari masyarakat ada penyalahgunaan narkoba.

“Sesuai arahan Kepala Polres Pasbar, tim gabungan langsung menuju kantor itu. Sesampai di lokasi kondisi kantor tertutup dan saat itu pintu dibuka oleh Ketua DPRD Pasbar. Setelah pintu dibuka oleh Ketua DPRD pihaknya menggeledah dan diperiksa dalam kantor itu tidak ditemukan sedikitpun jenis narkoba dan jenis lainnya. Kemudian pemuda dan warga sekitar berdatangan dan menemukan seorang perempuan di dalam kantor itu, tepatnya di kamar tempat shalat,” ungkap Irwan.

Hal yang sama dikatakan, Kasat Narkoba Polres Pasbar, Iptu Eri Yanto dimana penggerebekan dilakukan karena ada laporan masyarakat indikasi penyalahgunaan narkoba di kantor Gerindra. “Sesuai arahan pimpinan maka kami bersama BNNK turun melakukan penggerebekan namun tidak ditemukan barang bukti narkoba atau narkotika,” katanya.

Dipastikan Negatif Narkoba
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Sugeng Hariyadi menegaskan Ketua DPRD Pasaman Barat Parizal Hafni tidak terindikasi memakai narkoba. “Saya tegaskan, setelah melakukan pemeriksaan di Kantor DPC Partai Gerindra tidak ditemukan bukti narkoba dan hasil tes urinenya pagi ini negatif,” ujar Sugeng, di Simpang Empat, Selasa (20/4).

Menurut AKBP Sugeng, pihaknya pada Senin (19/4) sekitar pukul 20.30 WIB mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada dugaan penyalahgunaan narkoba di Kantor Gerindra setempat. Setelah itu, Kepala BNNK Pasbar Irwan Effendry dan Kasat Satresnarkoba Iptu Eri Yanto mendatangi lokasi dan menemukan ada yang berada dalam ruangan kantor, yakni Ketua DPRD Parizal Hafni bersama stafnya.

“Setelah itu, dilakukan pemeriksaan dan pengecekan di lokasi dengan disaksikan oleh masyarakat. Hasilnya tidak ditemukan barang narkoba di Kantor Gerindra Pasaman Barat. Setelah itu ternyata berkumpul masyarakat mempertanyakan kegiatan yang sedang berlangsung,” katanya pula.

Pada malam itu, dijelaskan AKBP Sugeng, pihaknya juga menurunkan personel pengamanan karena masyarakat ramai mempertanyakan keberadaan staf Ketua DPRD Pasbar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Malam itu juga Parizal Hafni membuat surat pernyataan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi di masyarakat. Ia mengatakan pada Selasa (20/4) pagi dilakukan pengambilan urine terhadap Parizal Hafni dan hasilnya negatif. Saya tegaskan penggunaan narkoba oleh Ketua DPRD di kantor DPC Gerindra tidak terbukti,” ujarnya.

AKBP Sugeng pun mengucapkan terima kasih kepada Parizal Hafni yang telah memberikan keleluasaan untuk memeriksa pengecekan di kantor Gerindra dan juga bersedia melakukan tes urine. Dia menegaskan penggerebekan yang dilakukan sesuai SOP yang ada berdasarkan informasi masyarakat.

“Saya tegaskan tidak ada pesanan khusus dalam persoalan penggerebekan ini, karena kami menindaklanjuti informasi dari masyarakat,” ungkapnya.

Kepala BNNK Pasaman Barat Irwan Effendry menegaskan dari hasil penggerebekan tidak ditemukan narkoba dan bukti lainnya. “Saat itu Ketua sangat kooperatif. Ia membukakan pintu dan mempersilakan memeriksa kantor Gerindra. Adapun seorang stafnya di sana saat itu berpakaian lengkap,” katanya pula.

Bantah Berbuat Mesum
Sementara itu, di Mapolres Pasbar dalam jumpa pers, Ketua DPRD Pasbar, Parizal Hafni membantah, kalau dirinya ada berbuat tidak senonoh dengan staf wanita. Ia bersama staf berada di kantor DPC Gerindra dikarenakan membuat laporan untuk Kesbang Pol Pasbar, karena ada pemeriksaan.

“Saya tidak berdua saja, ada sopir dan ajudan saya lagi minum kopi di depan kantor pada malam itu. Saya juga telah membuat surat permintaan maaf disaksikan banyak orang dan juga orang tua sespri saya itu,” kata Parizal Hafni.

Sedangkan terkait, indikasi ada laporan tentang kegiatan narkoba di kantor DPC Partai Gerindra Pasbar, Farizal Hafni ikut langsung memdampinggi Kasat Narkoba dan Kepala BNK Pasbar untuk melakukan pengecekan seluruh ruangan yang ada di kantor tersebut. Hasilnya tidak ada ditemukan apa-apa.

“Saya antinarkoba dan memang tidak ditemukan narkoba saat pemeriksaan. Bahkan saya melakukan tes urine dan hasilnya negatif. Persoalan ada seorang staf saya di kantor itu hanya salah paham, karena kami sedang mengerjakan permintaan kantor Kesbangpol persyaratan partai yang harus tuntas hari ini,” pungkasnya. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional