Menu

Ketua DPD RI Datangi Lokasi Pembangunan Jembatan Batam-Bintan

  Dibaca : 685 kali
Ketua DPD RI Datangi Lokasi Pembangunan Jembatan Batam-Bintan
Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti didampingi tiga Anggota DPD RI yaitu Richard Pasaribu, Darma Setiawan dan Alirman Sori mendatangi lokasi rencana tiang pancang pembangunan Jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Bintan, di Provinsi Kepulauan Riau, kemarin.

BATAM, METRO – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti didampingi tiga Anggota DPD RI yaitu Richard Pasaribu, Darma Setiawan dan Alirman Sori mendatangi titik lokasi rencana tiang pancang pembangunan Jembatan yang menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Bintan, di Provinsi Kepulauan Riau, kemarin.

Untuk menuju titik lokasi rencana tiang pancang di Pantai Punggur, Kota Batam, rombongan DPD RI harus berganti mobil berbadan tinggi untuk melewati jalan tanah dan tanjakan. “Saya harus lihat langsung, karena ini aspirasi dari semua pihak yang saya temui selama kunjungan di Batam. Ini salah satu cara DPD RI menghargai aspirasi warga dan pemerintah provinsi Kepulauan Riau,” kata La Nyalla, di pantai Punggur, Kota Batam.

Sebelumnya, La Nyalla dan rombongan bertemu dengan tiga stakeholder di Kota Batam, yaitu Badan Pengusahaan (BP) Batam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kepri. Ketiganya menitipkan aspirasi dan meminta dukungan agar mendesak Pemerintah Pusat mempercepat pembangunan jembatan, yang diharapkan dapat memacu peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kepri.

Dari skema perancangan, jembatan akan dibangun menjadi tiga bagian. Rute (trase) awal adalah jembatan dari Batam menuju Pulau Tanjungsauh yang panjangnya sekitar 2,17 km. Bagian kedua, jembatan akan menghubungkan Pulau Tanjungsauh menuju pulau kecil bernama Pulau Buau dengan taksiran panjang mencapai 3,9 km.

Untuk menghubungkan Pulau Buau menuju Kabupaten Bintan akan dibangun pula jembatan bagian tiga dengan panjang mencapai 0,9 km. Diperkirakan akan menelan biaya Rp7,2 trilyun.

KADIN Kepri
Sebelumnya, Rabu (5/2) malam, La Nyalla saat didaulat memberi arahan pada acara pelantikan pengurus KADIN Provinsi Kepri, meminta agar para pengusaha di Kepri berpikir out of the box untuk dapat memacu peningkatan pertumbuhan ekonomi Kepri, khususnya Kota Batam.

Maklum kata LA Nyalla, di era Badan Otorita Batam (BOB), kota terdekat dengan Singapura itu pernah mencatat pertumbuhan ekonomi 12 persen. Namun setelah era otonomi daerah, dan BOB dihapus diganti dengan BP Batam, angka pertumbuhan ekonomi tergerus turun. Bahkan pernah mencapai angka 2 persen, meski akhirnya merangsek di angka 4 persen.

“Saya juga berpesan agar para pengusaha menjalin hubungan yang harmonis dan komunikatif dengan pemerintah setempat. Apakah itu Pemko Batam atau Pemprov Kepri. Karena sekarang yang dibutuhkan adalah semangat konsolidasi bersama, untuk menghadapi tantangan dan dinamika yang terjadi di dunia usaha. Apalagi kita pasti terkena dampak dengan menurunkan kinerja ekonomi di Tiongkok akibat wabah virus Corona,” pungkas LaNyalla.(fas)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional