Menu

Ketika Diputuskan Bupati, Riza Falepi: Pak Dewan Kemana…?

  Dibaca : 94 kali
Ketika Diputuskan Bupati, Riza Falepi: Pak Dewan Kemana…?
SERAHKAN BERKAS—Wali Kota Payakumbuh Reza Falepi serahkan berkas di Kemendagri pekan lalu.

POLIKO, METRO–Meski mendapat tu­dingan dari DPRD Lima­puluh Kota, yang menilai Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi dianggap se­enak­nya mencaplok tapal batas wilayah antara dua daerah, Riza Falepi me­nyampaikan dari hasil analisanya sebenarnya masalah batas ini dari awal kurang terlihat kese­riusan Pemerintah Kabu­paten Limapuluh Kota, terutama eksekutif, se­men­t­ara legislatifnya sa­ngat bersemangat.

“Akibatnya ketika hasil­nya tidak sesuai wajar anggota DPRD marah, ya cuman marahnya salah alamat. Tetapi saat dipu­tuskan, waktu itu perwa­kilan Pemkab tidak ada, sementara sudah dise­pakati di tingkat pusat di Kementerian Dalam Ne­geri, bahwa yang tidak datang ke Jakarta diang­gap menyetujui draft ran­ca­ngan keputusan batas wilayah tersebut yang sebelumnya sudah diba­has,” ungkap Riza kepada media, Senin (5/7).

Riza mengaku heran, kenapa Pemko Paya­kum­buh yang menjadi kam­bing hitam oleh pihak Pem­kab Limapulub Kota atas keputusan kementerian tersebut?. Sementara uru­san ini dinilainya akibat tidak tampak keseriusan eksekutif Limapuluh Kota dengan urusan vital bagi daerah ini.

“Salah tempat ang­gota DPRDnya marah, kalau mau marah, silah­kan ke eksekutifnya Lima­pu­luh Kota dong. Jangan pula kami di Pemko yang dikambing hitamkan. Se­mentara, mengenai batas wilayah sudah lebih dari 10 tahun, jadwalnya harus selesai tahun ini. Sudah menjadi tekad pemerintah pusat,” kata Riza.

Dipenghujung wa­wan­cara, kritik pedas dilon­tarkan Riza kepada pihak Pemkab Limapuluh Kota. Menurutnya standar ki­nerja kawan kawan di liko harus lebih diperbaiki, sehingga setiap masalah tidak mencuat dan kemu­dian dicari kambing hitam.

“Tapi saya tidak mau dituding macam-macam, saya sarankan agar cek dulu saat pembahasan perbatasan di mana tim Kabupaten Limapuluh Ko­ta?. Dimana bupatinya ketika diputuskan?. Wajar ketika sudah diputuskan merasa tidak puas, buah dari ketidakseriusan beru­rusan,” pungkas Riza. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional