Close

Keterlibatan Masyarakat dalam Pembangunan Sangat Diperlukan di Kota Solok

Rahmadhani ketika mempimpin rapat evaluasi pelaksanaan pembangunan yang telah dilakukan.

SOLOK, METRO–Partisipasi masyarakat merupakan salah satu indikator utama dalam menentukan keberhasilan pem­bangunan.  Ditahun 2021 menjadi sangat fundamental dalam upaya pencapaian Visi dan Misi Wali Kota Solok.

Untuk itu, menurut Wakil Wali Kota Solok, Rahma­dhani, strategi dan arah kebijakan pembangunan yang harus ditempuh salah satunya pencapaian kinerja perekonomian yang berbasis pada ekonomi kerakyatan.

“ Pembangunan dengan keterlibatan masyarakat dalam setiap detak atau pergerakan sangat diperlukan. Strategi pembangunan dengan pemberdayaan ma­syarakat jelas akan lebih maksimal hasil dan manfaat  dari pembangunan itu sen­diri,” ujarnya.

Selain itu, pengentasan kemiskinan, menurutnya, dengan memperluas akses terhadap pemenuhan kebutuhan hidup, kesempatan kerja, jaminan kesehatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, merupakan salah satu sasaran pemba­ngunan Pemerintahan Kota Solok.

Disini menurut Rama­dhani, kesinambungan pe­laksanaan pembangunan perlu diciptakan. Pembangunan yang akan dilak­sa­nakan Pemko Solok, me­ning­katkan kualitas infrastruktur Kota guna mendo­rong pengembangan eko­nomi masyarakat, dengan sasaran meningkatnya eko­nomi masyarakat, masih dibutuhkan kerja keras guna mewujudkannya.

“Meski belum setahun masa jabatan walikota dan wakil walikota, secara umum telah menujukan perubahan dan mengejar terget capaian program visi dan misi kepala daerah yang tertuang dalam RPJMD Kota Solok.” Ujarnya.

Pembangunan yang dilakukan diharapkan benar-benar merupakan aspirasi masyarakat. Untuk itu ma­syarakat diharapkan proaktif  hingga terlaksananya pembangunan itu sendiri. Disini keterlibatan masya­rakat secara langsung ikut menentukan.

Rahmadhani, menambahkan pembangunan harus benar-benar dilaksanakan dari, oleh, dan untuk ma­syarakat. Semakin tinggi kepedulian atau partisipasi masyarakat pada proses-proses perencanaan, maka manfaat dan dampak pembangunan akan lebih optimal bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2021 ini masih ada program strategis daerah yang lumayan besar menyedot anggaran, diantaranya Rumah Sakit Umum Daerah Kota Solok, Stadion Sepak Bola. Walaupun demikian Rahndhani juga menyampaikan kepada seluruh OPD juga tetap be­rupaya berjuang menarik dana dari Pemerintah Pusat.

“Kita sadar keuangan daerah terbatas, jika semua program strategis dibebankan semua pada APBD tentu butuh waktu itu, oleh itu, Pemko Solok bersama DPRD akan tetap berupaya mendapatkan dana dari pemerintah pusat. Untuk itu seluruh OPD harus gencar berjuang,” tegasnya. (vko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top