Menu

Kesetanan, Ayah Cabuli Anak Tiri

  Dibaca : 872 kali
Kesetanan, Ayah Cabuli Anak Tiri
AYAH TIRI CABUL— Pelaku EM (50) tega mencabuli anak tirinya yang mengalami tuna rungu diringkus Satreskrim Polres Limapuluh Kota setelah sempat buron.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Seorang ayah di Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, tega mencabuli anak tirinya sendiri karena tak tahan saat melihat tubuh anaknya sendiri ketika mandi di sumur yang lokasinya sekitar 200 meter dari rumahnya. Pria berinsial EM ( 50) yang saat itu sedang menyabit rumput di dekat sumur tersebut, khilaf dan mencabuli remaja perempuan tuna rungu tersebut.

Kapolres Lumpuluh Kota, AKBP Sri Wibowo mengatakan kasus persetubuhan yang dilakukan EM terhadap anak tirinya itu terjadi pada 15 Februari lalu. Takut aksi bejatnya terungkap, EM pun berusaha minggat dari rumah untuk menghilangkan jejak.

Sementara itu, meski hanya bisa berkomunikasi dengan bahasa isyarat, korban dengan nama samaran Bunga (15) itu, dengan polosnya mengadukan perbuatan ayah tirinya kepada sang ibu kandung.

Mendapat cerita itu, ibu korban pun langsung naik pitam dan berusaha mencari keberadaan suaminya yang ternyata sudah pergi meninggalkan rumah. Tak membuahkan hasil, ibu korban kemudian melaporkan perbuatan bejat suaminya itu ke Polres Limapuluh Kota hingga pelaku berhasil ditangkap ketika sedang bekerja sebagai buru bangunan di Bukittinggi, Rabu (15/4).

AKBP Sri Wibowo mengatakan, terungkapnya kasus pencabulan yang dilakukan EM terhadap anak tirinya itu, berawal dari laporan korban kepada ibunya menggunakan bahasa isyarat lantaran korban kondisinya tuna rungu. Bunga, mengaku telah dicabuli oleh pria yang selama ini menjadi suami ibunya itu.

“Tetapi, belum sempat menanyai kebenaran hal itu, EM yang merupakan pelaku lebih dahulu minggat dari rumah. Tak puas, keesokan harinya, ibu korban melapor ke Mapolres Limapuluh Kota. Sesuai laporan ibu Bunga, sehari setelah kejadian, Satreskrim melakukan pengejaran terhadap pelaku EM,” jelas AKBP Sri Wibowo, Kamis (16/4).

AKBP Sri Wibowo juga menuturkan, pihaknya sudah menetapkan pelaku sebagai daftar pencarian orang (DPO). Hampir dua bulan melakukan pengejaran, pelaku berhasil ditangkap di Bukittinggi ketika sedang bekerja sebagai buruh bangunan.

Pelaku ditangkap sedang bekerja di salah satu ruko. Bahkan pada saat tertangkap, pelaku sempat mengelak. “Karena kita sudah memiliki bukti kuat, baik bukti visum terhadap korban dan keterangan saksi, pelaku kita bawa langsung ke Mapolres. Dari hasil pemeriksaan intensif, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya,” kata AKBP Sri Wibowo.

AKBP Sri Wibowo menjelaskan, kasus persetubuhan yang dilakukan EM terhadap anak tirinya itu terjadi terjadi 15 Februari lalu. Ketika itu korban tengah mandi di sebuah sumur yang berada sekitar 200 meter di luar rumahnya. Disaat bersamaan, pelaku EM menyabit rumput di dekat lokasi korban mandi.

“Pelaku sempat melihat korban mandi, saat hendak memasang handuk itulah pelaku mulai kesetanan dan melancarkan nafsu setannya kepada korban. Usai kejadian pelaku langsung minggat. Kita masih akan terus menda lami, berapa kali pelaku melakukan aksinya,” ulas Kapolres. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional