Menu

Kesal Permintaan Tak Dipenuhi, Pria Bertato Bakar Rumah Orang Tua di jalan Durian Ratus, Kecama­tan Nanggalo

  Dibaca : 338 kali
Kesal Permintaan Tak Dipenuhi, Pria Bertato Bakar Rumah Orang Tua di jalan Durian Ratus, Kecama­tan Nanggalo
BAKAR RUMAH— M Heru (25) diamankan di Polsek Nanggalo atas kasus pembakaran rumah orang tuanya.

PADANG, METRO–Setelah Polisi melakukan penye­lidikan, kebakaran empat unit rumah di jalan Durian Ratus, RT 05 RW 08, Kelurahan Kurao Gadang, Kecama­tan Nanggalo, pada Sabtu (26/6) yang lalu, ternyata disebabkan unsur kese­ngajaan yang dilakukan oleh salah satu anak pemilik rumah.

Parahnya, motif pem­bakaran rumah tersebut, lantaran pelaku bernama M Heru (25) yang tubuhnya dipenuhi tato ini kesal ke­pada orang tuanya. Pasal­nya, pelaku meminta uang Rp 150 ribu untuk membeli rokok dan bermain judi, akan tetapi orang tuanya hanya sanggup mem­beri­kan Rp 50 ribu.

“Berdasarkan hasil pe­nyelidikan kami, ternyata kejadian tersebut berawal dari pelaku yang sengaja membakar rumah lantaran kesal permintaannya tidak terpenuhi. Pelaku akhirnya kami tangkap di rumah salah seorang keluarganya di Jalan Berok Raya Kelu­rahan Kurao Pagang, Keca­matan Nanggalo, Minggu (4/7) sekitar pukul 18.00 WIB,” ujar Kapolsek Nang­galo AKP Sosmedya, Senin (5/7).

Disebutkan oleh AKP Sosmedya, sebelum ter­jadi­nya kebakaran terse­but, pelaku bernama M Heru (25) sempat meminta uang sebesar Rp 150 ribu kepada orang tuanya, na­mun saat itu orang tua pelaku hanya memberikan uang sebesar Rp 50 ribu.

“Menurut pengakuan pelaku, uang tersebut akan digunakan untuk membeli rokok dan bermain judi, karena memang pelaku ini seorang pengangguran. Namun saat itu karena tidak terpenuhi, pelaku kesal sehingga meng­hi­dupkan kompor gas dan membakar selimut,”sebut Sosmedya.

Usai membakar selimut tersebut, pelaku langsung pergi seolah-olah tidak terjadi apa-apa, hingga api membesar dan membakar empat petak rumah yang terdiri dari satu rumah orang tua pelaku, serta tiga petak rumah kontrakan yang masih milik orang tua pelaku.

“Terungkapnya keja­dian ini berkat adanya lapo­ran penghuni kontrakan yang mengatakan, sebe­lum terjadinya kebakaran sempat mendengar ada­nya suara ribut dari rumah sebelah. Setelah itu ke­mudian terdengar suara ledakan tabung gas dan terjadi kebakaran,”sebut Sosmedya.

Berkat laporan terse­but, akhirnya dilakukan penyelidikan dan terung­kap bahwa kebakaran ter­jadi karena sengaja dibakar oleh pelaku. Sementara, usai kebakaran, pelaku menetap dirumah salah seorang keluarganya di jalan Berok Raya, Kelu­rahan Kurao Pagang lokasi yang menjadi tempat di­tangkapnya pelaku.

“Untuk pelaku dapat diancam dengan Pasal 187 ayat 1 yang menyebutkan barang siapa dengan se­ngaja menimbulkan leda­kan, kebakaran atau banjir diancam pidana penjara pa­ ling lama 12 tahun bila per­buatan tersebut me­nim­bulkan bahaya bagi umum dan bagi barang,”tutup­nya.

Sebelumnya diberita­kan, sigulambai kembali mengamuk di kawasan pa­dat penduduk. Kali ini em­pat petak bangunan rumah permanen di kawasan pa­dat penduduk jalan Durian Ratus, RT 05 RW 08, Kelu­rahan Kurao Gadang, Ke­ca­matan Nanggalo, Kota Padang jadi sasaran amu­kan sigulambai.

Kejadian yang terjadi, Sabtu (26/6) malam sekitar pukul 23.00 WIB membuat keadaan yang sebelumnya mulai sepi karena sebagian masyarakat mulai istira­hat, kembali ramai oleh masya­rakat yang keluar rumah untuk menyaksikan peris­tiwa tersebut.

Sebanyak tujuh unit armada pemadam kebaka­ran (damkar) kota Padang dikerahkan untuk menji­nakkan api yang berhasil dijinakkan sekitar pukul 00.40 WIB. Sementara itu, penyebab kebakaran didu­ga berasal dari kebocoran tabung gas, hal tersebut berdasarkan keterangan saksi yang mendengar adanya  bunyi ledakan gas sebelum terjadinya keba­karan.

Kabid Ops Damkar Ko­ta Padang Basril menga­takan, pihaknya menda­patkan laporan terjadinya kebakaran dilokasi terse­but sekitar pukul 23.20 WIB, dan langsung menge­rah­kan armada ke lokasi.

“Sekitar pukul 23.30 WIB kami sampai ke lokasi dan memang api sudah membesar menghangus­kan seisi rumah yang tidak sempat diselamatkan oleh pemiliknya,”ujar Basril.

Dilanjutkannya, se­sam­pai di lokasi, pihaknya lang­sung melakukan pema­daman dan pendinginan objek yang terbakar sehi­ngga tidak menyebar ke bangunan lain.

“Kami sampai disini memang api sudah besar. Alhamdulillah bisa kita di­nginkan, dan kita lokalisir ka­rena kebakaran menye­bab­kan barang-barang yang ada ludes dan tidak bisa dikem­bali­kan,”tuturnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional