Menu

Kesadaran Pakai Masker masih Rendah

  Dibaca : 928 kali
Kesadaran Pakai Masker masih Rendah
Penjaga perbatasan foto bersama usai merayakan Idul Fitri di posko masing-masing.
jual masker - web

Penjualan masker di Kota Padang meningkat, namun masih banyak warga yang enggan menggunakannya.

BYPASS, METRO–Kondisi kabut asap yang makin menebal di Kota Padang ternya belum serta merta meningkatkan kesadaran warga untuk memakai masker. Hingga kini sebagian besar warga masih tak memakai masker saat berkendara.

Seperti pantauan POSMETRO, kemarin di sepanjang Jalan Bypass. Sebagian besar pengendara sepeda motor tak memakai masker saat berkendara. Dari lima kendaraan yang lewat, mungkin hanya satu pengendara yang memakai masker. Sebagian pengendara juga memakai masker asal memakai saja. Namun ada pula sebagian lagi yang memakai masker dari kain atau kaos.

”Dari dulu ambo selalu menghisok asok. Satiok kali marokok selalu mengisok asok. Tapi, sampai sekarang masih sehat-sehat sajo. Lai indak mati,” ujar Udin (40), warga Kuranji.

Udin sendiri mengaku risih memamai masker. Karena selain tak terbiasa, memakai masker menurut dia bisa membuat dirinya sulit bernapas. ”Payah barangok dek makai masker tu,” ujarnya.

Menurutnya, warga terlalu lebay dengan asap. Padahal, dalam kehidupan di kampung dulu menurutnya, tiap pagi warga selalu disuguhi asap dari tungku saat memasak. Begitu juga saat membakar sampah dari api unggun.

Pengendara lainnya, Anton (42) mengatakan asap tak akan membuat orang cepat mati. Apalagi saat ini hampir semua laki laki menghisap asap rokok. ”Caliak sajolah, dari mudo sampai gaek ko ambo indak pernah tingga marokok. Alun lai asok jalan. Tapi sehaik sehaik sajo,” ulasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Eka Lusti mengatakan kesadaran masyarakat memakai masker memang masih snagt kurang. Hal itu karena masyarakat tak terbiasa. Pihaknya kini terang Eka tetap berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memakai masker. Sehingga partikel partikel debu dari udara dapat disaring sebelum terhirup dan sampai ke paru- paru.

Sebenarnya kata Eka, memakai masker tidak hanya diwajibkan saat udara berkabut saja. Tapi setiap berkendara. Hal ini untuk menyaring asap dari kendaraan. ”Dampaknya memang tak terlihat sekarang. Tapi dalam jangka panjang,” ujar Eka.

Menghirup CO2 (karbondioksida) terlalu sering, kata Eka dapat menimbulkan baanyak penyakit. Seperti serangan jantung, paru paru, ISPA dan penyakit kronis lainnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional