Close

Kepulangan Atlet Atletik PON XX Melelahkan, Ketum PASI Keluhkan Pelayanan Kontingen Sumbar

SAMBUT— Ketum PASI Sumbar S Budi Syukur menyambut kepulangan rombongan atlet Atlletik dari membela panji panji Tuah Sakato di PON XX tahun 2021.

PADANG, METRO–Protes atas ketidapuasan pela­yanan kepulangan tim Atletik Kon­tingen PON XX Sumbar terungkap seiring dengan penerbangan ke­pulangan ke Ranah Minang tidak efisien dan menyita energi atlet. Karena menurut Ketua Umum Pengprov PASI Sumbar, S Budi Syukur Dt Bandaro Jambak SH, perjalanan itu menghabiskan waktu selama 27 jam.

“Namun semua ketidakpuasan pelayanan tersebut merupakan kesalahan dalam pengelolalan Kontingen Tuah Sakato.Tapi kami yakin masih banyak pesawat yang bisa diakomodir, sehingga kepu­langan para atlet bisa dipercepat. Seandainya tidak bisa dilakukan perubahan kami mengharapkan KONI Sumbar memberikan ako­modasi yaitu untuk makan malam dan makan siang serta sarapan pagi,” kata Budi Syukur seperti dikutip melalui whatshap-nya, Jumat (15/10).

Ia menjelaskan,  bahwa penga­turan kepulangan atlet PASI Sum­bar dari Timika-Makasar , tanggal 15 Oktober 2021 pada pukul 15.30 WIT-17.25 WIT dan untuk Makasar-Ja­karta  Pukul 18.30 WIT-19.50 WIB, se­dangkan Jakarta-Padang  tanggal 16 Oktober 2021 pukul 14.50-16.35 WIB.

“Kalau melihat jadwal pene­r­bangan tersebut  maka waktu penerbangan dari Timika ke Pa­dang  selama 27 jam atau satu hari semalam lebih 3 jam, bahkan transit di Jakarta selama hampir 20 jam.

Kalau memang demikian kon­disinya mestinya ada jatah pengi­napan untuk 1 malam di Jakarta karena sejak pukul 20. 00 WIB  malam sampai pukul 14.50 WIB masa tunggu, tidak mungkin atlet atletik yang telah menyelamatkan coret moret wajah Sumbar di Papua terlantar di Bandara Jakarta. “Apa kata masyarakat sumbar kalau tahu, atlit atletik ini mengalami nasib seperti ini,” papar Budi Syu­kur.

Tindak lanjut protes tersebut, Budi Syukur selaku Ketua Umum Pengprov PASI Sumbar me­nyam­paikan, informasi ini kepada Ketua Umum KONI Sumbar, Agus Suardi sembari mengucapkan terima ka­sih atas dukungannya sehingga atletik mempersembahkan 2 me­dali emas di PON XX. Hal itu sesuai target yang dicanangkan dan ha­nya atletik yang mempe­r­sem­bahkan 2 medali emas, yakni atas nama Fauma nomor Dasa lomba dan Rafika putra nomor lontar martil.

“Pengprov PASI Sumbar bukan tak sanggup menyelesaikannya tapi ini merupakan tanggung jawab KONI Sumbar atau Pemerintah Provinsi Sumbar. Kami mohon Ketum KONI Sumbar mencarikan solusinya , atlit kami tidak terlantar, terima kasih ,” ungkap Budi Syukur yang disampaikan langsung ke­pada Ketum KONI Sumbar. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top