Menu

Kepergok Buang Sampah Sembarangan di Kota Pa­dang, Warga Diberi Surat Diteguran

  Dibaca : 62 kali
Kepergok Buang Sampah Sembarangan di Kota Pa­dang, Warga Diberi Surat Diteguran
DIBERI TEGURAN— Tim Penegak Hukum DLH Kota Padang bersama Satpol PP memberi surat teguran kepada pelaku pembuang sampah sembarangan disejumlah TPS liar, Kamis (10/6).

BALAIBARU, METRO–Tim Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang ber­sama Satpol PP Kota Pa­dang terus melakukan pe­nertiban di sejumlah lokasi Tempat Pembuangan Sam­pah (TPS) liar di Kota Pa­dang. Dalam penertiban yang dilakukan pada Kamis (10/6) pagi, sejumlah pela­ku pembuang sampah sem­barangan, diberi surat te­guran untuk tidak me­ngu­lang lagi perbua­tan­nya.

Teguran ini dilakukan saat tim melakukan patroli di sepanjang median jalan By Pass mulai menjelang subuh, sore, dan malam hari. Saat patroli, petugas menangkap tangan sejum­lah warga yang mem­buang sampah di median-me­dian jalan.

“Terhadap pelaku, kita langsung beri teguran ter­tulis di lokasi. Ini dengan ha­ra­pan yang bersang­kutan tak mengu­lang lagi perbuatannya,” tandas Kepala Dinas Ling­kungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon, Kamis (10/6).

Dikatakannya, saat ini, DLH telah melakukan pe­ma­sangan papan infor­masi larangan dan anca­man sanksi pidana juga ditempatkan pada bebe­rapa titik di median jalan By Pass. Ini  agar kesadaran warga untuk tidak mem­buang sampah di median jalan dan membuang sam­pah pada tempat dan wak­tu yang ditentukan dapat meningkat.

Lebih jauh dikatakan­nya, secara ber­kelanjutan sejak tahun 2017 sebagai implementasi pe­lak­sa­na­an Perda No 21 ta­hun 2012 tentang Penge­lolaan Sam­pah, Dinas Ling­ku­ngan Hidup Kota Padang terua berupaya mene­gak­kan atu­­ran. Walaupun SDM­ penyidik aktif yang di­miliki Satpol PP terbatas jum­lahnya (tidak lebih dari 5 orang untuk cakupan Kota Padang), namun DLH tetap melakukan pener­ti­ban dengan beberapa ca­ra.

Dikarenakan waktu pe­lang­garan tidak bisa dipre­diksi penertiban dilakukan debgan yaitu dengan pe­nga­turan jadwal piket, pem­buatan posko jaga se­men­tara, patroli, pema­sa­ngan kamera DVR di mobil patrol. Kemudian, pengin­taian dan penangkapan pelanggar di TPS liar.

“Kita juga sampai meli­batan warga untuk ikut serta berperan aktif men­jadi informan dan mem­bantu memberikan alat bantu bukti berupa video agar pelanggar dapat dike­nakan sanksi pidana,” pung­­kas Mairizon. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional