Menu

Kepedulian Sesama Selamatkan Masyarakat

  Dibaca : 307 kali
Kepedulian Sesama Selamatkan Masyarakat
cuci tangan— Bupati Agam Indra Catri saat mengajak masyarakat terus mencuci tangan usai melaskanakan kegiatan ibadah lainnya.

Anda selamatkan saya, saya selamatkan anda. Pernyataan begitu dalam kalau dimaknai, namun hal ini lah yang dipertegas Bupati Agam Indra Catri usai menunaikan sholat Ashar di Syuhada Nagari Matua Mudiak Kecamatan Matur, Selasa (7/4) Sore.

Indra catri menuturkan, kepedulian semua salah satu upaya kita untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini di wilayah Kabupaten Agam. Masyarakat saat sekarang ini harus paham, kalau penyebaran covid-19,harus benar-benar harus diwaspadai, juga di masjid yang ramai orang berkumpul.

Kemudian kita tidak tahu siapa saja yang melaksanakan sholat di masjid kita ini,apalagi masjid kita ini terletak sangat strategis di tepi jalan kelok 44, tentu banyak kunjungan yang datang melaksanakan sholat terutama para penguna jalan raya bebernya.

Indra catri meminta kepada masyarakat sekitar pergunakan lah masjid tersebut untuk kaum kita terlebih dahulu. Bukanya kita melarang yang lewat di jalan tersebut melaksanakan shalat di masjid, namun upaya ini dilakukan untuk menyelamatkan anak kemanakan kita semua.

“Di samping itu bagi perantau kita pulang kampung mohon berlaku koperatif, kita tidak melarang orang rantau pulang, namun berlaku bijaklah. Kalau pulang kampung upayakan mengisolasi diri selama di rumah, patuhi aturan yang telah diberlakukan saat sekarang ini bebernya,” katanya.

Dan kepada niniak mamak diminta berperan aktif untuk menjaga anak kemenakanya. Jangan biarkan begitu saja anak kemanakan kita yang pulang dari rantau, mari kita rangkul mereka dan arahkan semua peraturan yang berlaku saat sekarang ini,terutama untuk memutus mata rantai covid-19 ini.

Indra Catri menlanjutkan, perlakukan mereka dengan baik, karena tidak mungkin kita melarang untuk mereka pulang kampung. “Namun bagaimana langkah yang harus kita lakukan agar penyebaran Covid 19 ini tidak di wilayah kita. Bagi kita tidak apa-apa kalau jumlah ODP (orang dalam pantauan) lebih banyak dari pada PDP (pasien dalam pengawasan) sebab kalau sudah PDP berarti sosialiasi kita tidak jalan selama ini, akan tetapi sosialisasi yang kita laksanakan selama ini berjalan lancar dan terus diviralkan di setiap nagari, makanya kita memang banyak ODP,” jelasnya.

Indra Catri berharap, pengawasan kita semua sangat diharapkan saat sekarang ini. “Karena dengan kepedulian kita semua bisa menyelamatkan masyarakat Agam dari penyebaran covid-19. Untuk masyarakat yang terdampak dari covid-19 ini, kita sudah mengambil langkah-langkah yang cepat dengan memberikan bahan sembako.dan bagi masyarakat yang terdampat dan belum terdaftar di DTKS segera melaporkan sehingga tidak ada lagi masyarakat Agam. ”Indak ado paruik nan indak taisi, indak ado pungguang nan indak basaok, indak ado rumah nan baatok langik, indak ado sakik nan indak taubek,” tegas Indra Catri. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional