Menu

Kepala BLK Lubuk sikaping Positif Covid-19

  Dibaca : 324 kali
Kepala BLK Lubuk sikaping Positif Covid-19
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuk Sikaping terlihat sehat dan bugar saat bagikan masker kepada warga beberapa saat lalu.

PASAMAN, METRO
Seorang aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman tepatnya di Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperindak Naker) Kabupaten Pasaman, Haryadi (37) dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 setelah mengikuti Swab test, di Puskesmas Sundatar, yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman pada kamis (18/6) lalu.

Positif terinfeksi Covid 19 diketahui setelah keluarnya hasil pemeriksaan Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, minggu (21/6) kemarin.

“Saya juga tidak menduga hasilnya bakal seperti itu, meski tidak ada mengalami gejala dan kondisi sehat sehat saja dan fisik dalam keadaan bugar,” ungkap Haryadi kepada media ini, Senin (22/6) saat dihubungi melalui via telpon.

Sebelum dinyatakan positif terinfeksi virus corona, Haryadi yang sehari harinya sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuksikaping ini ikut berperan aktif bekerja memutus mata rantai Covid 19 di Kabupaten Pasaman.

Melalui aksi sosialisasi pola hidup sehat dengan mengedukasi warga memakai masker, bahkan tidak melalui belakang meja saja, melalui peran aktif turun ke pasar-pasar Haryadi ikut aktif terjun langsung ke pasar-pasar tradisional.

Dengan dinyatakan positif terinfeksi Covid 19, kini Haryadi harus mengikuti isolasi secara mandiri. “Ya, kita harus menghormati hasil test ini, meskipun tidak mengalami gejala gejala apapun,” jelas Haryadi.

Menurut Haryadi, setelah dirinya dinyatakan Covid, dia menghormati dan mematuhi aturan dan ketentuan protokol penanaganan pasien Covid.

“Tidak usah dirawat di RS, isolasi mandiri saja di rumah, kalaupun ada kendala atau dirasakan ada yang sakit, segera dilaporkan teman-teman kesehatan nantinya,” sebut Haryadi.

Ia mengungkapkan, dirinya mengikuti test SWAB bukanlah karena mengalami gejala-gejala sakit sebelumnya, namun, ia sengaja ikut Swab di Puskesmas Sundatar Lubuk Sikaping Pasaman, sebelumnya karena mendapat informasi bahwa sedang dilakukan test swab massal oleh dinas kesehatan tentang covid kepada warga.

“Berhubung PSBB Transisi di Jakarta akan segera berakhir, guna melengkapi syarat administrasi penerbangan, ingin memastikan dirinya sehat, eh taunya hasilnya Positif”, jelas Haryadi.

Ia sebelumnya tidak pernah menduga, bahkan tidak akan merasa jika hasilnya positif. Sebab sehari harinya ia terlihat bugar dan sehat sehat saja. “Sudah berharap bisa ketemu anak-anak dan istri, apa boleh buat hasilnya begitu’” Ujar Haryadi.

Menurut Haryadi, dirinya terpaksa menunda lagi setelah hampir 5 bulan tak ketemu anak istri. Dia menjelaskan sangat menghormati hasil swab yang menyetakan dirinya positif terinfeksi covid.

Haryadi juga menjelaskan akan mematuhi semua himbauan pihak kesehatan dan Gugus Tugas Covid 19, dirinya memilih untuk karantina mandiri. “Ya, meski tidak sakit apa apa, saya harus isolasi dulu, menjaga diri dan beristirahat serta mengatur asupan gizi, semoga Allah lindungi kita semua,” sebut Haryadi.

Haryadi berharap, dengan kejadian yang menimpa dirinya, ia menghimbau semua pihak agar tetap selalu waspada, selalu siaga menjaga kesehatan diri setiap hari, memakai masker, menjaga jarak aman dan mematuhi protokol kesehatan yang dihimbau oleh Pemerintah. Dia juga berharap doa semua pihak semoga dirinya kuat menghadapi dan tidak terjadi apa apa. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional