Menu

Kendaraan Roda 4 tak Bisa Lewat, Jalan Taram-Buluah Kasok Terban

  Dibaca : 72 kali
Kendaraan Roda 4 tak Bisa Lewat, Jalan Taram-Buluah Kasok Terban
JALAN TERBAN—Beginilah kondisi Jalan penghubung Taram-Buluah Kasok, di Jorong Buluah Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, terban sepanjang 40 meter dengan ketinggian 8 meter.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Hujan deras yang me­ngguyur Lima Puluh Kota Rabu (8/9) sore, menga­kibatkan Jalan peng­h­u­bung Taram-Buluah Kasok, di Jorong Buluah Kasok, Nagari Sarilamak, Keca­matan Harau, Kabu­pa­ten Lima Puluh Kota, terban sepanjang 40 meter de­ngan keting­gian 8 meter.

Derasnya air sungai Batang Kasok, menggerus pinggir tebing yang lang­sung dipinggir jalan, dan hampir Separuh badan Jalan terseret arus hingga terban masuk sungai. Se­hingga akses Jalan Ta­ram-Buluh Kasok tidak bisa dilalui oleh kenderaan roda Empat. “Hanya ken­deraan roda Dua yang bisa lewat,” sebut Camat Harau Andri Yasmen, Kamis (9/9) kepada wartawan.

Andri Yasmen, ber­sa­ma pihak Nagari, Dinas PUPR dan BPBD langsung melakukan peninjauan kelokasi kejadian pada Kamis (9/9) pagi. Sehingga untuk sementara waktu agar tidak membahayakan bagi pengguna jalan teru­tama kenderaan Roda Empat dilarang melintas. “Tanah masih labil. Jadi untuk roda Empat tidak bisa lewat, karena nanti malah membahayakan,” ucapnya.

Camat menyebut, ali­ran sungai Batang Kasok yang terban itu sebenarnya sudah tidak dialirannya. Sementara aliran aslinya sudah terjadi pendang­kalan sehingga air men­cari aliran sendiri. “Aliran aslinya agak jauh dari jalan. Tapi karena sudah dangkal, sehingga air men­­cari jalan sendiri dan tepat dipinggir jalan itu,” ucap Camat.

Kepala Pelaksana BP­BD Kabupaten Lima Puluh Kota, H.Joni Amir, usai meninjau kelokasi keja­dian yang tidak jauh dari SMP Buluah Kasok itu, menyebut lebih separoh badan jalan terban atau longsor terbawa derasnya aliran air Sungai Batang kasok.

Dikatakannya, untuk saat ini ada sedikitnya 1.117 jiwa warga yang tinggal di Jorong Buluah Kasok. Namun, untuk saat ini kondisi Jalan masih bisa dilewati kenderaan roda Dua. Hanya saja ken­deraan roda Empat yang tidak bisa lewat. “Jadi jalan masih bisa dilalui ken­deraan roda Dua. Dan 1.117 jiwa warga kita yang ada di Jorong Buluah Ka­sok aksesnya Jalannya masih bisa dilalui,” sebut­nya.

Joni Amir juga menye­but sudah melaporkan kejadian kepada Bupati Lima Puluh Kota, Safa­ruddin Dt.Bandaro Rajo. “BPBD dan dinas tehknis PU hari ini meninjau kon­disi jalan tersebut, setelah melapor ke Bupati hasil cek ke lapanggan ini perlu kita tangani cepat kata bupati. mengharapkan di­nas PU dan BPBD ber­gerak cepat supaya ma­sya­rakat tidak terganggu aktifitasnya,” ungkap Joni Amir.

Disampaikannya, pi­hanya Jumat (10/9) ini akan melakukan rapat dengan unsur terkait untuk melengkapi semua kebi­tuhan guna penanganan Jalan Buluah Kasok-Ta­ram.

“Sementara sekarang hari ini diminta kepada masyarakat yang mem­punyai kendraan roda Em­pat untuk tidak melewati jalan tersebut, sekalian besok masyarakat akan memperlebar jalan melalui goro untuk bisa di lewati sementara,” jelasnya.

Joni Amir menghimbau kepada seluruh warga Lima Puluh Kota, mengi­ngat sekarang kita sudah masuk musim hujan dan harus selalu mening­kat­kan kewaspadaan. “Him­buaan kita kepada ma­syarakat menggingat seka­rang kita sudah masuk musim hujan tentu harus meningkatkan kewas­pa­daan ,apalagi warga yang berumah dipinggir sungai maupun tebing-tebing. Kemudian bagi warga yang akan melewati jalur Sumbar- Riau untuk me­ningkatkan kewaspa­daa­nya. Kalau hujan  deras untuk beristirahat dulu sebelum melalui jalan dari Lubuk bangku sampai ke Manggilang untuk menuju Pakan baru,” ajaknya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional