Close

Kendalikan Harga, Disdag Pantau Aksi Spekulan

Andree Algamar, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang

PASARRAYA, METRO
Pemantauan harga-harga sembako terus dilakukan Dinas Perdagangan Kota Padang. Hal ini untuk meminimalisir permainan spekulan ketika memasuki Ramadhan.

“Kita terus melakukan pemantauan. Karena dalam kondisi jelang Ramadhan ini spekulan berpotensi bermain,” sebut Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar, Kamis (25/3).

Ia menyebutkan, saat ini ketersediaan barang di pasaran sudah mencukupi. Pasokan barang aman. Kalaupun ada kenaikan harga, diprediksi tidak akan tinggi. Di sisi lain daya beli masyarakat masih sepi karena imbas perekonomian masyarakat karena Covid-19.

Andree juga menghimbau semua pedagang dan masyarakat untuk tidak menumpuk barang. Karena itu bisa mempengaruhi harga.

Pantauan POSMETRO, kemarin belum ada kenaikan harga sembako secara signifikan. Seperti ayam potong masih dijual Rp 25 ribu per kilogram, daging Rp120 ribu/kilogram, cabai merah Rp 44 ribu/kilogram.

Kemudian, beras lokal masih di angka Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu/gantang. Tepung terigu Rp 7.000/kilogram, minyak goreng kemasan Rp 13 ribu per liter, dan telur Rp 1.600 per butirnya.

Salah seorang pedagang di Pasar Raya Padang, Edi mengatakan memasuki Ramadhan, belum ada peningkatan daya beli masyarakat. Hal ini diakuinya sangat erat kaitan dengan pandemic Covid-19 yang masih mewabah. “Jual beli masih seperti biasa. Belum ada lonjakan,” katanya. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top