Menu

Kencing di Kelok 9, Warga Riau Hilang

  Dibaca : 3948 kali
Kencing di Kelok 9, Warga Riau Hilang
Korban hilang— Amreh Santoso saat berpoto di perjalanan ziarah.

LIMAPULUH KOTA, METRO – Diduga dibawa makhluk ghaib, warga Kampung Besar Seberang, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu, Provinsi Riau, Amreh Santoso (37) hilang misterius di bawah Fly Over Kelok 9. Tepatnya di tepi Batang Sinipan sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Senin (25/3).

Hingga pukul 18.00 WIB, keberadaan Amreh Santoso tidak diketahui. Tim Pos SAR Limapuluh Kota, polisi dibantu masyarakat setempat setelah melakukan pencarian masuk hutan Lindung di Jorong Ulu Aia, Nagari Ulu Aia, Kecamatan Harau, Lima Puluh Kota, sejauh 1 kilometer tidak menemukan tanda-tanda keberadaannya.

Herannya, satu jam setelah hilang. Amreh Santoso mengirim pesan singkat kepada pihak kelurga dalam rombongan pulang menuju Rengat yang masih menunggu di atas mobil Strada dipinggir jalan di kaki Fly Over Kelok 9 dari arah Payakumbuh. Isi pesan Amreh Santoso “Perkuat Ibadah”.

Saat pukul 06.00 WIB pagi, setelah pihak kelurga dibantu pedagang di Fly Over Kelok 9 melakukan pencarian berjam-jam, pihak keluarga kembali menerima pesan singkat dari Amreh Santoso yang berbunyi “Pulanglah Dulu, Nanti Saya Susul Dengan Kuda Putih”.

Hilangnya Amreh bermula saat terdesak hendak buang air kecil atau kencing. Tepat di pingir sebelah kiri di Kaki Fly Over Kelok 9 dari arah Payakumbuh, mobil Strada Warna Hitam yang ditumpangi Amreh Santoso berhenti sejenak. Amreh turun dari mobil sendiri dan melewati besi pembatas jalan arah WC umum di tepi Batang Sinipan yang tepat berada di bawah Fly Over.

Namun, Amreh tidak sampai di WC umum, hanya di tepi dekat besi pembatas jalan, lalu dia kencing. Setelah beberapa menit ditunggu rekannya di atas mobil, Amreh Santoso tak kunjung kembali. Hingga rekan-rekannya turun melihat Amreh Santoso di tempat dia kencing. Aneh, saat dilihat ternyata Amreh Santoso tidak terlihat lagi.

Namun ada pedagang yang tidak jauh dari lokasi selayang melihat sesosok manusia berlarian kencang ke tepi Batang Sinipan. Setelah pihak keluarga memberitahu pedagang di Fly Over Kelok 9 ada keluarganya hilang, maka malam itu juga dilakukan pencarian menyisir sungai dan lokasi Fly Over Kelok 9.

“Kita mendapat informasi ada seorang warga Riau hilang di Kelok 9. Saat itu Amreh Santoso berhenti bersama rombongan untuk buang air kecil ke-WC dipinggir Sungai, yang lain menunggu di mobil. Setelah ditunggu-tunggu Amreh Santoso hingga pukul 02.00 WIB tidak kembali ke mobil. Setelah dilakukan pencarian dengan menyisir sungai hingga pagi tidak ditemukan, diduga saudara Amreh Santoso dibawa makhluk gaib,” cerita Jorong Ulu Aia, Iskarmon, Senin (25/3) kepada wartawan.

Kapolsek Harau AKP Harry M.Putra bersama Camat Harau Andri Yasmen dan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota Rahmadinol terjun langsung ke lokasi melakukan pencarian. Tim Pos SAR Lima Puluh Kota yang dibagi tiga regu juga menyisir sepanjang aliran sungai Batang Sinipan yang airnya kecil dan kedalam hutan dengan radius sejauh 1 kilometer.

“Memang kita menerima informasi orang hilang di Kelok 9 malam tadi (Senin, red). Hingga dilakukan pencarian dengan menyisir sungai dan masuk dalam hutan belantara di Kelok 9 ini. Namun hingga sore ini belum ada tanda-tanda ditemukan terkait keberadaannya,” sebut Kapolsek Harau.

Senada dengan Kapolsek, Camat Harau Andri Yasmen juga menyebut bahwa Amreh Santoso hilang dari rombongan saat hendak buang air kecil dipinggir jalan menjelang naik Fly Over Kelok 9. Setelah dilakukan pencarian oleh rombongan namun tidak ditemukan keberadaannya.

“Kita mendapat informasi dari pihak kelurga dan juga rombongan yang ikut bersama beliau, bahwa Amreh Santoso ini hendak buang air kecil dan berhenti sejenak di Fly Over Kelok 9 ini. Setelah ditunggu-tunggu tapi tidak kunjung tiba hingga akhirnya dilakukan pencarian dan hingga kini belum ditemukan,” sebutnya.

Pulang Ziarah

Amreh Santoso merupakan salah seorang dari rombongan yang ikut dalam perjalanan ziarah dari Rengat ke berbagai tempat di Aceh dan Padangpariaman, Sumbar. Berangkat dari Rengat menuju Aceh. Kemudian dilanjutkan ke Padangpariaman, Sumbar.

Setelah selesai ziarah, Amreh Santoso beserta rombongan hendak kembali menuju kampung halaman di Rengat via Lima Puluh Kota. Saat sampai di Fly Over Kelok 9 ini berawal peristiwa misterius hilangnya Amreh Santoso

Besan Korban, Tuangku Marajo yang ada dilokasi Fly Over Kelok 9 menyebut bahwa memang rombongannya kembali dari ziarah dari Aceh dan Padangpariaman.

“Sampai jam 1.00 WIB, saudara saya mau buang air kecil, sesak. Dak lama berselang kok Ndak naik-naik. Maka dicarilah ketempat dia buang air. Sudah di cari dipinggir sungai sampai kini sudah ndak ada lagi,” ceritanya.

Dia bersama rombongan terutama yang satu kendaraan dengannya masih menunggu Amreh Santoso di Fly Over Kelok 9 saat Tim Pos SAR, Polisi bersama masyarakat melakukan pencarian. Dia berharap agar saudaranya itu ditemukan dalam kondisi selamat dan tidak kurang apapun. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional