Close

Kementerian PUPR  Anggarkan Rp200 M untuk Pembangunan Pasar Raya Kota Padang Fase VII

PERTEMUAN DENGAN MENTERI PUPR— Wako Padang Hendri Septa bersama rombongan usai bertemu dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Selasa (22/9) lalu di Kantor Kementerian PUPR.

AIEPACAH, METRO–Wali Kota Padang Hendri Septa bersyukur Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mereali­sa­sikan pembangunan Pasar Raya Kota Padang Fase VII. Dana sebesar Rp 200 miliar bakal digelontorkan, untuk membangun infra­struk­tur pasar tersebut.

Terealisasinya pem­bangunan pasar Fase VII disampaikan Walikota Pa­dang Hendri Septa ketika mengadakan pertemuan dengan Menteri PUPR Ba­suki Hadimuljono yang juga diikuti beberapa ke­pala daerah lainnya, yang difasilitasi oleh anggota DPR RI Andre Rosia­de,­Selasa (22/9) lalu.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, saya ber syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat yang terus diterima bagi Kota Padang. Bantuan un­tuk kemajuan Kota Padang dari berbagai pihak tak henti-hentinya, terutama selama tiga bulan bela­kangan ini,” ungkapnya.

“Ini artinya doa warga Kota Padang dikabulkan Tuhan yang Maha Kuasa. Kita bersyukur sekali pak Menteri PUPR menga­bul­kan usulan pembangunan revitalisasi Pasar Raya Padang Fase VII yang p­e­lak­sanaannya di tahun de­pan dan semoga terwu­jud,” harap Hendri Septa.

Hendri menyebut, ter­kait usulan revitalisasi Pa­sar Raya Padang Fase VII memang sudah diupa­ya­kan pihaknya pasca gempa 2009 yang mengakibatkan kondisi bangunan menga­lami kerusakan akibat gem­­pa dahsyat berskala 7,6 richter tersebut.

“Dengan dire­vitali­sasi­nya bangunan Fase VII ini nantinya semoga dapat memfasilitasi dan meng­akomodir pedagang serta PKL yang berjualan di ka­wa­san tersebut selama ini,” imbuh wako.

Ia juga membeberkan, adapun terkait pem­bangu­nan Fase VII dika­barkan akan dilaksanakan tahun 2022 dengan perkiraan me­ne­­lan anggaran ban­tuan Ke­menterian PUPR yang di­taksir sebanyak Rp200 miliar.

“Saat ini kita Pemko Padang sedang menyiap­kan persyaratan terkait perencanaan. Baik Detail Engineering Desain (DED), Amdal dan ANDAL LALIN serta persiapan relokasi bagi pedagang. Diharap­kan dengan pembangunan Fase VII ini dapat mengge­rakan ekonomi Kota Pa­dang terutama di sektor per­dagangan,” pungkas­nya. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top