Menu

Kemenpan RB Evaluasi SAKIP Pemko

  Dibaca : 103 kali
Kemenpan RB Evaluasi SAKIP Pemko
Kemenpan RB Evaluasi SAKIP Pemko

PARIAMAN, METRO
Kemenpan RB melakukan evaluasi penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Pariaman tahun 2020. Evaluasi SAKIP  dipimpin langsung olek Sekretaris Daerah Kota Pariaman,  Fadli secara vitual, di ruang rapat Walikota Pariaman, dengan tim pelaksana evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN RB RI),  Najamuddin Mointang, Nararia Hastutiningtyas dan Nabila Haedara.

Evaluasi ini bertujuan untuk menilai sejauh mana perkembangan pelaksanaan reformasi birokrasi pada suatu daerah, dan memberikan saran perbaikan yang diperlukan agar reformasi birokrasi ini bisa berjalan lebih baik lagi, apalagi disaat pandemi covid-19 yang masih mewabah.

“Evaluasi kinerja masing-masing OPD di Kota Pariaman saya lihat sejauh ini sudah semakin banyak mengalami perobahan kearah yang lebih baik, hal itu terlaksana tidak lepas dari hasil komitmen bersama yang dijalani selama ini, sesuai dengan arahan dari Walikota Pariaman Genius Umar,” ujar Fadli.

Beliau juga menjelaskan bahwa setiap tahunnya Kemenpan RB selalu melaksanakan evaluasi atas implementasi SAKIP pada seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Dalam evaluasi tersebut  ada beberapa hal yang menjadi target evaluasi tersebut diantaranya tentang standar pelayanan, sistem pelayanan publik, inovasi, konsultasi dan pengaduan, kompetensi pegawai, kode etik, sarana dan prasana, dan lain sebagainya yang terkait dalam laporan SAKIP.

Sekda Kota Pariaman ini juga menerangkan disaat pandemi covid-19, pemerintah kota pariaman juga sudah melakukan refocusing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan covid-19.

Kemudian pemerintah Kota Pariaman juga sudah menganggarkanbelanja bidang kesehatan dalam rangka pencegahan dan penanganan pandemic covid-19.

“Selain itu Pemerintah Kota Pariaman juga sudah melakukan penyediaan jaringan pengamanan social/social safety net antara lain memberikan BST kepada masyarakat miskin, dan juga telah melakukan penanganan dampak ekonomi berupa pembangunan padat karya,” ungkap Fadli. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional