Close

Kemenpan RB Apresiasi Dukcapil Pemkab Padangpariaman

SERAHKAN—Bupati Padangapriaman Suhatri Bur serahkan cendra mata kepada Deputi Dukcapil.

PDG.PARIAMAN, METRO–Deputi Pelayanan Publik Kemen PANRB apresiasi Disdukcapil Padangpa­riaman sebagai role mo­del pelayanan publik Semua itu terungkap saat Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagu­naan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI  Di­ah Natalisa melakukan kunjungan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padangpariaman, kemarin.

Rangkaian kunjungan di Sumatera Barat tersebut dilakukan dalam rangka pemantauan dan evaluasi pelayanan publik berke­lanjutan oleh tim kedeputian pelayanan publik, Kementerian PANRB.

Kedatangan Deputi Bi­dang Pelayanan Publik Kemen PANRB tersebut disambut langsung oleh Bupati Padangpariaman Suhatri Bur dan Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang serta Kapolres Pa­riaman AKBP Deny Rendra laksmana didampingi Ka­disdukcapil Padangpariaman Muhammad Fadhly.

Tim Kemen PANRB ter­sebut langsung memantau berbagai fasilitas pelayanan di Disdukcapil Padangpariaman.

Berbagai aspek yang dipantau dan menjadi konsen Deputi Bidang Pelayanan Publik  Diah Natalisa adalah fasilitas layanan bagi pengguna layanan berkebutuhan khusus, toilet, layanan dan fasilitas pada ruangan laktasi, la­yanan konsultasi dan pe­ngaduan, hospitality serta fasilitas pendukung seperti sarana prasarana baik untuk pengguna layanan maupun untuk pegawai back-office.

“Ruangan-ruangan pelayanan saya masuki, ada hal-hal yang diluar dugaan saya dan ini tentu wajar kalau  menjadi referensi dan role model tidak hanya untuk layanan dukcapil yang telah melakukan ba­nyak studi tiru kesini dari provinsi lainnya. Tentu ini akan memberikan kekuatan jauh lebih besar, apalagi didampingi oleh kelompok milenial yang ide-idenya luar biasa,” jelas  Diah Natalisa.

Selain melihat fasilitas pada front-office Diah Natalisa juga menyambangi ruangan kerja dengan konsep Corpworking Space yang dimanfaatkan untuk bekerja bagi tim kreatif Dukcapil yang umumnya adalah generasi millennial.  Di ruangan ini tersedia café mandiri yang menyediakan fasilitas pendukung dan akomodasi bekerja bagi pegawai, dengan disain ruangan yang kekinian dan kreatif.

Diah Natalisa beraudiensi dengan tim kreatif tentang pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan tim kreatif dalam mendukung pela­yanan publik. Ada programmer, disainer grafis, web developer dan video creator yang dipimpin oleh pejabat administrator.

“Inovasi banyak sekali. Saya lihat ruangan ini sederhana, tetapi menjadi berbeda nuansanya, di­depan tadi sudah impress (membuat terkesan) tetapi disini semakin luar biasa apalagi di belakang (Corpworking Space) tadi SDM diberikan keleluasaan sehingga kelihatan sekali kolektif kolegialnya dan ini bisa menjadi budaya yang bisa ditularkan. Birokrasi tidak harus angker, tidak harus ditakuti. Justru kita yang berada digaris terdepan melayani dengan baik. Ke­ramahtamahan, hospitality dan kreatifitas menjadi kunci,” terangnya.

Pada kesempatan ter­sebut, Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menjelaskan tentang dukungan pemerintah daerah terhadap pelayanan publik di Padangpariaman. “Bersama DPRD Kabupaten Pa­dang­pariaman, kita sangat konsen terhadap pelayanan publik dan akan terus berkomitmen memberikan dukungan baik dari segi kebijakan maupun anggaran,” terang Suhatri Bur.

Pada kesempatan ter­sebut, Kadisdukcapil Muhammad Fadhly menyampaikan beberapa kemajuan yang telah dicapai oleh Dinas Dukcapil Pa­dang­pariaman dalam memenuhi aspek-aspek pe­layanan publik, mulai dari aspek kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan serta inovasi pelayanan publik.

“Kita melakukan perubahan besar terhadap semua aspek-aspek tersebut yang didukung dengan perubahan mindset serta manajemen oranisasi. Penataan SDM kita sesuaikan dengan kondisi kekinian termasuk model dan kebutuhan pelatihan, sedangkan aspek sarana prasarana mendapat dukungan dari APDB,” jelasnya.

Ia menambahkan da­lam penataan SDM, inovasi adalah focus utama da­lam menilai kinerja SDM. Sedangkan pelaksaan pe­layanan yang saat ini lebih banyak dilakukan secara digital didukung oleh pene­rapan SOP, penataan dan peningkatan kompetensi petugas pelayanan, pene­rapan reward dan punishment oleh tim komite etika dan regulasi-regulai yang menguatkan komitmen ber­sama

Dalam rangkaian pemantauan pelayanan ter­sebut, terakhir Bupati Pa­dangpariaman mengajak Diah Natalisa menuju Prisma Room, sebuah ruangan digital/data center Dukcapil bersama rombongan dan pegawai Disdukcapil. Diruangan ini,  Diah Nata­lisa sangat terkesan de­ngan berbagai fasilitas pendukung layanan yang telah dibangun.

“Saya juga berharap layanan-layanan lainnya juga tidak kalah dengan layanan dukcapil dan Kepala Dinas Dukcapil agar menularkan hal ini kepada OPD dan unit-unit lainnya agar kita bisa membuktikan bahwa dengan focus dan komitmen yang luar biasa dari pimpinan dae­rah dan dukungan dari pimpinan OPD dan seluruh jajaran, insyaAllah kita bisa bersinergi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati atas dukungan yang begitu besar dalam memberikan penguatan kepada Kadisdukcapil dan seluruh jajaran,” tambah Diah Natalisa

Deputi Bidang Pelayanan Publik Diah Natalisa menutup pertemuan yang berlangsung di Prisma Ro­om Dukcapil Padangpariaman dan kemudian melanjutkan pertemuan dan audiensi dengan Bupati Pa­dangpariaman beserta Kepala-kepala OPD se Kabupaten Padangpariaman dalam upaya-upaya membangun pelayanan publik berkualitas berkelas du­nia.

Pada kesempatan ter­sebut, Deputi Bidang Pelayanan Publik menyampaikan nilai hasil evaluasi pe­layanan publik di Provinsi Sumatera Barat dimana Disdukcapil Padangpariaman adalah unit pelayanan publik dengan nilai ter­tinggi (4,66), satu-satunya unit pelayanan publik yang berkategori pelayanan prima (A) di Sumatera Barat hasil evaluasi Kemen PAN­RB tahun 2020.(efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top