Menu

Kemenkes Membantah Isu Indonesia Masuk Daftar A1 High Risk Covid-19

  Dibaca : 80 kali
Kemenkes Membantah Isu Indonesia Masuk Daftar A1 High Risk Covid-19
Juru Bicara Valksinasi Covid 19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak pernah membuat klasifikasi negara dengan predikat A1 dan kode lainnya.

JAKARTA, METRO–Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membantah ka­bar Indonesia masuk kategori A1 High Risk atau memiliki risiko penularan Covid-19 sangat tinggi. Juru Bicara Valksinasi Covid 19 dari Ke­menkes Siti Nadia Tarmizi me­ngatakan Organisasi Ke­se­hatan Dunia (WHO) tidak per­nah membuat klasifikasi ne­gara dengan pre­dikat A1 dan kode lainnya.

“Situasi masing-masing negara dilaporkan dalam la­poran situasional yang diter­bitkan WHO setiap minggu dan dapat diakses publik,” kata Nadia dalam keterangannya, Sabtu (26/6).

Sejak 11 Maret 2020, lanjut Nadia, WHO menyatakan se­luruh dunia berkategori risiko tinggi (high risk) penyebaran Covid-19. Mengenai kebijakan perjalanan antarnegara, Na­dia menjelaskan pendatang dari negara tertentu biasanya me­la­kukan karantina di Kan­tor Ke­sehatan Pelabuhan atau di negara tujuannya.

“Ini sudah merupakan prak­­tik umum dalam International Health Regulations sejak 2005. Jadi, keputusan itu ada­lah hak masing-masing ne­gara sama seperti saat ini tidak menerima WNA dari India, Pakistan, bah­kan kemarin sempat juga dari Inggris,” papar dr. Nadia. (mcr9/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional