Close

Kemendagri tak Melarang Masyarakat Ambil Cuti pada Nataru

Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo.

JAKARTA, METRO–Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak lagi melarang masyarakat untuk mengambil cuti Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Namun, aparatur sipil negara (ASN) tetap dilarang mengambil cuti pa­da momen Na­taru.  Menteri Pen­­da­ya­gunaan Apa­ratur Ne­gara dan Reformasi Biro­krasi (Men­PAN-RB) Tjahjo Kumolo me­nga­t­a­kan meski pem­­ber­lakuan pem­­­bata­san ke­gia­tan masya­ra­kat (PPKM) level III di­ba­talkan, tetapi ASN baik PNS mau­pun PPPK tidak di­izinkan bepergian ke luar da­erah.  “PNS dan PPPK te­tap tidak boleh me­ngam­­bil cu­ti dan ke luar da­erah pada Na­taru,” kata Men­teri Tjahjo, Senin (13/12).

Larangan cuti ba­gi ASN ini ter­muat dalam SE MenPAN-RB Nomor 26 Tahun 2021. Dalam surat itu tertulis, ASN dilarang bepergian ke luar daerah selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Larangan ini berlaku sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Larangan itu tidak berlaku bagi ASN PNS dan PPPK yang berada di area aglomerasi, seperti Jabodetabek, Solo Raya, Bandung Raya, dan seba­gainya.

ASN yang bepergian untuk tugas kedinasan, harus memperoleh surat tugas yang ditandatangani minimal pejabat tinggi pratama atau kepala kantor satuan kerja.  “PNS dan PPPK yang dalam keadaan terpaksa juga diperbolehkan ke luar daerah, misalnya keluarga inti sakit, meninggal dunia atau lainnya,” terang Tjahjo.

Namun, PNS dan PPPK itu harus mendapatkan izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian di instansinya. Larangan tersebut dikecualikan bagi ASN yang cuti melahirkan, cuti sakit, atau cuti karena alasan penting bagi PNS. Juga cuti melahirkan atau cuti sakit bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Kebijakan ini saling melengkapi aturan yang telah diterbitkan sebelumnya, yakni SE MenPAN-RB Nomor 13 Tahun 2021. Dalam SE itu, angka 1 huruf a dan angka 2 huruf a menyebutkan larangan cuti serta bepergian ke luar kota pada hari kerja lainnya di minggu yang sama dengan hari libur nasional, baik sebelum maupun sesudah. Menteri Tjahjo mene­gaskan kembali ASN harus turut membantu dalam menekan penyebaran Covid-19.  “ASN harus tegak lurus terhadap instruksi, juga harus menjadi contoh penerapan protokol kesehatan,” pungkas Menteri Tjahjo. (esy/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top