Menu

Kembangkan Digitalisasi Ekonomi Daerah di Padang­paria­man

  Dibaca : 81 kali
Kembangkan Digitalisasi Ekonomi Daerah di Padang­paria­man
SELUNDUPKAN GANJA— AZ (17) dan MR (17) ditangkap Tim Sapu Jagat Satresnarkoba Polres Pessel saat menyelundupkan satu tas berisi ganja.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padang­paria­man Suhatri Bur tanda­tangani nota kesepahaman dan kerjasama dengan Bank Nagari terkait pengem­bangan digitalisasi eko­nomi daerah dengan pem­bayaran sistem non tunai. “Ini merupakan salah satu langkah untuk mening­kat­kan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) dan men­jadikan Padang Pariaman lebih melek terhadap tek­nologi informasi,” kata BUpati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin..

Katanya, berdasarkan Keputusan Presiden ma­sing-masing daerah harus membentuk satuan tugas percepatan digitalisasi da­e­rah dan Padang Pariaman termasuk kabupaten atau kota yang melaksanakan hal tersebut.

Dikatakan, Kabupaten Padangpariaman selalu meningkatkan kemajuan daerah dengan pola digi­talisasi. Ini merupakan tugas bersama agar bisa menyampaikan kepada pengusaha UMKM untuk memanfaatkan apa yang dilahirkan oleh Bank Na­gari.

“Dengan hadirnya Me­la­wan Rentenir Ranah Mi­nang (Marandang), kami juga berharap agar program ini dapat diman­faat­kan dan meminta ke Bank Nagari dipermudahkan proses peminjaman se­hingga dapat dengan ce­pat untuk dicairkan,” ujar­nya.

Pihaknya juga meminta kepada Bank Nagari untuk membantu menye­barluas­kan sistem pembayaran non tunai kepada ma­sya­rakat, tidak hanya kepada perusahaan-perusahaan besar tapi juga ke ma­syarakat karena selain mempermudah pem­baya­ran online juga mengu­rangi resiko yang terjadi di lapangan.

Sementara Direktur U­ta­ma Bank Nagari Suma­tera Barat, M. Irsyad me­ngatakan Bank Nagari men­dukung sepenuhnya pengembangan digitalisasi ekonomi daerah, termasuk di Kabupaten Padang­paria­man.

“Teknologi dapat mem­bantu dan melaksanakan transaksi dengan aman dan mudah. Bank Nagari terus menciptakan kemu­dahan dalam memberikan pelayanan salah satunya dengan mengelola tran­saksi terutama pada masa pandemi,” ujarnya.

Saat ini, di Kabupaten Padangpariaman telah bi­sa digunakan seperti parkir non tunai dan memonitor pajak secara online.

Adapun perjanjian yang ditandatangani yakninya Nota Kesepahaman pe­ngembangan digitalisasi ekonomi daerah, pela­ya­nan perbankan dan pe­natausahaan pengelolaan keuangan daerah secara non tunai, SP2D online.  Kemudian monitoring on­line penerimaan pembia­yaan pajak daerah, e-Kir dan e-Parkir, penyerahan deviden tahun buku 2020 dan sekaligus melun­cur­kan fasilitas kredit Maran­dang.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional