Menu

Kembalikan Umat ke Al Quran dan Sunnah

  Dibaca : 609 kali
Kembalikan Umat ke Al Quran dan Sunnah
Ilustrasi Al-Qur'an

SOLOK, METRO – Bupati Solok Gusmal menegaskan, Pemkab Solok mempunyai komitmen untuk mengembalikan umat Islam kepada Al Quran dan Sunnah. Dengan adanya program-program kegiatan keagamaan, seperti Gerakan Subuh Berjamaah dan Maghrib Al Quran serta Sekolah Umum Berbasis Pesantren (SUBP) pada SD dan SMP, merupakan upaya yang dilakukan.

Menurut Gusmal, Kabupaten Solok sendiri memiliki program strategis untuk menuju Kabupaten Solok dengan kehidupan beragama. Sehingga setiap pendidikan agama Islam baik di sekolah umum maupun di MDA/MDTA digenjot untuk pemantapan kualitas pembelajaran.

Selain itu, Gusmal mengharapkan, generasi muda dapat memenuhi masjid setiap program Maghrib Mengaji dan Subuh Berjamaah. Menurutnya Subuh berjamaah dan Magrib Alquran menjadi program utama yang harus dilaksanakan oleh seluruh pemangku kepentingan di Solok karena kegiatan tersebut juga kewajiban selaku umat Islam.

Program Subuh berjamaah dan Magrib AlQuran menjadi program utama yang harus dilaksanakan oleh seluruh pemangku kepentingan di Solok karena kegiatan tersebut juga kewajiban selaku umat Islam.

“Camat dan walinagari untuk membuat surat edaran bahwa setiap anak sekolah pada subuh wajib ke mushalla dan mesjid di sekitar tempat tinggal mereka masing-masing. Kedepannya saya ingin anak sekolah dan PNS wajib sholat berjamaah ke mesjid terdekat dari tempat tinggalnya sehingga memakmurkan masjid di daerah tersebut,” ujar Gusmal.

Dalam rangka meningkatkan kualitas program maghrib Al Quran dan subuh berjamaah di kabupaten Solok, Pemkab Solok gelar rapat koordinasi sekaligus evaluasi program.

Kasubag Bintal Bagian Kesra Pemkab Solok, Mardaus mengatakan, peserta rapat koordinasi pelaksanaan mangrib Al Quran dan subuh berjamaah diikuti kepala SKPD, Kakan Kemenag, Camat Se kabupaten Solok, wali nagari se Kabupaten Solok, KUA se Kabupaten Solok, ormas Islam, pengurus masjid sebanyak 100 orang, pengurus dewan masjid 100 orang.

”Selain itu, ada juga remaja masjid sebanyak 100 orang dan penyuluh agama Islam dari daerah terpencil sebanyak 165 orang,” ujar Gusmal.

Sebab lanjutnya, Kabupaten Solok telah mencanangkan kabupaten Tahfiz dan setiap tahunnya dengan mewisuda hafidz-hafidz. Dengan dilaksanakan rapat koordinasi ini akan muncul lagi komitmen untuk jadi kabupaten islami dan religius. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional