Close

Keluyuran di Jam Pelajaran Sekolah, Puluhan Siswa Dijaring Pol PP Kota Padang, Kapala Diplontos hingga Buat Surat Perjanjian, Mengulang, Sanksi Tegas Menanti

BOLOS SEKOLAH— Puluhan siswa dari berbagai macam sekolah diamankan oleh Satpol PP Padang karena keluyuran dan bolos sekolah disaat jam pelajaran masih berlangsung, Rabu (3/8).

TAN MALAKA, METRO–Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang kembali mengamankan puluhan siswa dari berbagai macam sekolah yang ada di kota Padang karena diduga bolos disaat jam pelajaran sekolah, Rabu (3/8).

Puluhan siswa tersebut diamankan di dua lokasi berbeda berkat adanya laporan masyarakat yang melihat segerombolan anak sekolah berkumpul di luar sekolah disaat jam pelajaran masuih berlangsung.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, ditambah lagi maraknya aksi tawuran oleh pelajar sekolah belakangan ini, seluruh siswa yang kedapatan bolos ter­sebut di bawa ke Mako Pol PP untuk dilakukan pembinaan.

Selain itu sebagai efek jera, seluruh siswa yang diamankan tersebut digunduli kepalanya di depan orang tua masing-masing yang sengaja diminta datang untuk menyaksikan anak mereka yang tidak masuk disaat jam pelajaran sekolah.

Setelah digunduli dan diberi pembinaan, keseluruh siswa diminta untuk membuat surat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya, dan jika diulangi akan dikenakan sanksi yang tegas. Setelahnya, mereka di bawa oleh orang tua ke rumah masing-masing.

Kasatpol PP Padang Mursalim mengatakan, lo­kasi pertama tempat diamankannya remaja tersebut yaitu di jalan Pramuka, Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, sekitar pu­kul 09.00 WIB.

“Awalnya kami mendapati laporan dari ma­sya­rakat setempat, tentang adanya sekumpulan pelajar yang sedang keluyuran diluar lingkungan sekolah saat pelajaran berlangsung, Tim sergap langsung menuju tempat yang dimaksud dan menemukan tujuh orang pelajar,”sebut Mursalim.

Ketujuh pelajar tersebut berinisial RF (16) siswa SMK 5 Padang, MH (17) siswa SMA Perti, FK (17) siswa SMK Teknologi Plus, serta AS (18), IV (18), AS (18), GM (17) merupakan siswa SMK Nusatama.

“Mengantisipasi terjadinya kegiatan yang berujung pada aksi tawuran, pelajar yang ditertibkan langsung dibawa dengan menggunakan mobil Dalmas ke Mako Satpol PP Padang,”sebut Mursalim.

Di Mako Satpol PP Pa­dang, ketujuh siswa ini dilakukan pendataan serta diberikan edukasi bahwa tidak diperbolehkan berada di luar lingkungan seko­lah pada saat jam pelajaran berlangsung.

“Kita berikan pemahaman kepada tujuh pelajar ini, bahwa tidak dipebolehkan berada diluar pekarangan sekolah saat proses belajar mengajar sedang berlangsung. Selanjutnya, kita lakukan pemanggilan terhadap pihak sekolah dan orang tua, agar pihak sekolah dan orang tua me­nge­tahui bahwa pelajar ini kesekolah bukan untuk belajar, namun mereka berkeluyuran, kita harap sekolah memberikan sanksi agar mereka tidak mengulangi perbuatan mereka lagi”,tuturnya.

Sedangkan di lokasi kedua, sebanyak 47 pelajar yang diduga bolos di saat jam pelajaran berlangsung berhasil diamankan oleh personil Satpol PP Padang dan pihak kepolisian. Pelajar ini kedapatan berada di belakang sekolah SMK 1 Sumbar, Kawasan Lubuk Lintah, Kota Padang, sekitar pukul 13.00 WIB.

“Ke 47 siswa ini kedapatan nongkrong di warung yang berada di belakang sekolah. Personel berpakaian preman yang memang telah kami tempatkan di sekolah yang diindikasi rawan tawuran langsung mengamankan mereka ini,­”kata Mursalim.

“Mereka yang terjaring ini langsung dibawa ke dalam pekarangan se­ko­lah.

Adapun mereka yang terjaring, diberi hukuman dengan memplontos rambut mereka, hal tersebut dilakukan di depan pihak orang tua siswa,”pung­kas­nya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top