Menu

Kelompok Ternak Tampilkan Solusi Mumpuni, Olah Kotoran jadi Pestisida Cair Nabati di Sawahlunto

  Dibaca : 52 kali
Kelompok Ternak Tampilkan Solusi Mumpuni, Olah Kotoran jadi Pestisida Cair Nabati di Sawahlunto
FOTO BERSAMA—Kelompok peternak kambing Harapan Bersama, Lurah Saringan Mulyadi dan Agusnita PPL Saringan foto bersama di depan karung kompos padat siap antar ke konsumen yang terbuat dari kotoran kambing.

SAWAHLUNTO, METRO–Di tengah kondisi pan­demi Covid -19 yang me­lumpuhkan sebagian sek­tor profesi dan mata pen­caharian masyarakat, Ke­lompok peternak kambing Harapan Bersama tam­pilkan solusi yang mum­puni dan menjanjikan u­n­tuk masa panjang.

Ditemui di kandang kambing Harapan Ber­sama Kelurahan Saringan Kecamatan Barangin Riko (39) pengurus dari kelom­pok tersebut mence­rita­kan inovasi dari kotoran kambing yang bisa dio­lahnya menjadi kompos padat dan pestisida cair nabati.

Kompos padat dari kotoran kambing ini sudah diproduksinya selama 5 kali sejak pertengahan Desember 2020 sampai sekarang, namun karena permintaan banyak ka­dang tidak terpenuhi oleh kelompok peternak kam­bing Harapan Bersama ini.

“Saat ini kami memiliki kambing 20 ekor, dari 20 ekor kambing itu dapat 24 gerobak setelah 1 bulan fermentasi baru dapat 60 karung kompos padat. 1 karung kompos tersebut dijual dengan harga Rp. 15 ribu perkarung. Untuk pes­­tisida nabati dibuat dari urine kambing dari 20 ekor kambing dapat di­tam­pung 10 liter urine, difermentasi akan meng­hasilkan pes­tisi­da nabati bisa dijual Rp5 ribu/liter. Namun pes­tisida nabati baru dalam proses uji coba dengan menggunakan media tana­man dari ke­lompok pe­ternak kambing Harapan Bersama, dan sampai se­jauh ini me­m­berikan hasil yang positif atau baik dalam me­nga­tasi hama penyakit ta­naman,” kata Riko.

Inovasi dari kotoran kambing ini sengaja di­kembangkan. Sebenarnya hal ini dilakukan sebagai untuk menutupi biaya o­pe­rasional beternak kam­bing, karena untuk saat sekarang beternak kam­bing ini belum meng­hasil­kan kami masih fokus per­kembang biakan kambing selama 2 tahun. Jadi de­ngan cara tersebut kami memenuhi kebutuhan bi­aya anggota dalam me­rawat 20 ekor kambing.

Rico mengajak para pemuda dimana saja be­rada terutama diling­ku­ngan Kelurahan Saringan untuk zaman sekarang agar jangan gengsi, apa­pun jenis pekerjaannya asal sungguh pasti akan menghasilkan. “Saya ti­dak jijik mengolah kotoran tersebut, yang penting pekerjaan saya dan te­man-teman di kelompok ini halal dan tidak me­lawan hukum. Dengan bekerja keras, saya dan anggota sanggup meme­nuhi biaya operasional kelompok dan kebutuhan lainnya. Semoga ternak kambing kami ini akan berkembang biak kede­pannya,” tutur Rico.

PPL dari Dinas Keta­hanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kelurahan Saringan Agusnita me­ngatakan, selama dia se­bagai pembina pada ke­lom­pok Harapan Bersama tidak ditemui kendala da­lam memberikan edukasi mengenai ilmu inovasi kotoran kambing ini. “Pe­muda yang tergabung dalam kelompok ini sangat berdedikasi tinggi dalam berusaha menerapkan ilmu yang kami berikan, sehingga bisa mem­be­rikan nilai ekonomis meski berasal dari kotoran tapi mengahasilkan dan bisa membantu biaya ope­ra­sio­nal beternak kambing,” ujar Agusnita.

Lurah Saringan Mul­yadi mensuport semua aktivitas bernilai positif yang dimiliki anak-anak muda yang tergabung dalam kelompok peternak kambing Harapan Ber­sama ini. Kedatangannya melihat langsung dari per­kembangan ternak kam­bing tersebut, awalnya cuma 15 ekor sekarang sudah 20 ekor. Dia pun mengetahui untuk me­menuhi biaya operasional dalam beternak kambing ini para anggota Harapan Bersama mengolah ko­toran kambing menjadi produksi kompos yang bernilai ekonomis.

“Apalagi ditambah mar­ketnya sudah banyak dan permintaan di pasaran pun tak tertampung oleh kelompok ini, aritnya ter­bukti kompos yang dihasil kelompok peternak kam­bing Harapan Bersama ini berkualitas. Saya sebagai Lurah Saringan siap mem­fasilitasi pemuda atau kelompok peternak kam­bing yang ada di kota Sawahlunto bila ingin be­lajar praktek lapangan ditempat kami,” kata Mul­yadi. (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional