Menu

Kelola Wisata Aman Covid-19, Konsep Medical Tourism Dibahas

  Dibaca : 260 kali
Kelola Wisata Aman Covid-19, Konsep Medical Tourism Dibahas
RAPAT— Gubernur Sumbar Irwan Prayitno rapat bersama pemangku kepentingan kepariwisataan terkait persiapan konsep medical tourism secara virtual.

PADANG, METRO
Sampai dengan ditemukannya vaksin, virus corona (Covid-19) akan tetap ada, ini adalah suatu realitas. Menyikapi hal ini tentu dibutuhkan kebijakan yang realistis dan terukur. Terkait dengan sektor pariwisata, seluruh pemangku kepentingan kepariwisataan seyogyanya segera merumuskan konsep medical tourism.

Hal itu dsampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ketika memimpin pertemuan via video conference dengan berbagai stake holder kepariwisataan Sumbar di Rumah Bagonjong, Kamis (4/6). Menurutnya upaya-upaya dalam mengendalikan Covid-19 telah, sedang dan akan terus dilakukan.

“Penguatan sistem kesehatan, upaya tracking dan peningkatan kapasitas laboratorium terus kita dukung, untuk tahun 2021 pun saya telah perintahkan agar alokasi anggaran penanganan Covid-19 tetap disediakan,” sebut Gubernur Irwan.

Terkait dengan sektor pariwisata, dikatakan Irwan, Kota Bukittinggi telah memulai membuka sejumlah destinasi wisata unggulan, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

“InsyaAllah sebagian besar kabupaten/kota lain akan menyusul pada 8 Juni, artinya target kita adalah produktif dan aman Covid-19. Untuk itu, seluruh pemangku kepentingan kepariwisataan harus segera merumuskan konsep medical tourism secara menyeluruh. Menyangkut pembukaan kembali destinasi wisata, Dinas Pariwisata telah menyusun SOP-SOP yang detail,” ungkap Irwan.

Sementara Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Barat Alan Maulana Yusran mengatakan pihaknya cukup terpukul dengan adanya wabah Covid-19. “Ini kami cukup ngos-ngosan juga, karena tidak ada income (pemasukan) sama sekali,” ujarnya.

Disamping memberikan sejumlah masukan, Alan Maulana Yusran mengharapkan lahirnya kebijakan-kebijakan pemerintah yang bisa mengakomodir dunia pariwisata agar kembali menggeliat.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua DPD Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumbar, Ian Hanafiah.

Menurutnya bagaimana merangsang wisatawan untuk kembali mengunjungi Sumatera Barat mesti dipersiapkan secara matang. “Bagaimana mempersiapkan paket-paket wisata yang aman Covid-19, tentu dengan harapan adanya subsidi dari pemerintah,” terangnya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional