Menu

Kelabui Polisi, Ibu 10 Anak Sembunyikan Sabu di Kemaluan

  Dibaca : 310 kali
Kelabui Polisi, Ibu 10 Anak Sembunyikan Sabu di Kemaluan
PERLIHATKAN SABU— Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan memperlihatkan sabu milik pelaku Yet (47) yang sempat disembunyikan di alat kemaluan.

AGAM, METRO
Butuh biaya besar untuk menghidupi 10 anaknya, seorang ibu warga Jorong Banda Gadang, Kenagarian Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam ini nekad menjadi bandar narkoba. Bertahun-tahun menggeluti bisnis haram itu, ratu narkoba itu pun akhirnya ditangkap Tim Satresnarkoba Polres Agam di kediamannya, Minggu (19/7) sekitar pukul 11.30 WIB.

Parahnya, untuk mengelabui Polisi, pelaku yang diketahui bernama Yet (47) ini menyembunyikan satu paket sabu ukuran besar di dalam alat kemaluannya. Namun, aksinya itu ketahuan dan kemudian digeledah oleh Polwan hingga sabu yang disembunyikan di alat kemaluannya ditemukan. Selain itu, dari hasil penggeledaha di dalam rumah, petugas juga menemukan tambahan barang bukti berupa empat paket kecil siap edar.

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Awal Rama mengatakan, pelaku Yet sudah menjadi target operasi (TO), namun pelaku sangat lihai dalam menjalankan bisnis peredaran narkoba sehingga berbulan-bulan baru pengintaian, baru pelaku bisa ditangkap.

“Penangkapan terhadap membutuhkan proses yang cukup menguras keringat, sebab Yet sangat lihai dalam menjalankan peranya sebagai bandar narkoba jenis sabu. Setelah melakukan penyelidikan semenjak tahun awal tahun, kita mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa yang bersangkutan sedang berada di rumahnya dan menyimpan sabu yang akan dijual,” kata AKBP Dwi Nur kepada wartawan saat jumpa pers, Senin (20/7)

Ditambahkan AKBP Dwi Nur, mendapatkan informasi tersebut, jajaran Satresnarkoba Polres Agam langsung bergerak ke rumah pelaku di tepi pantai Banda Gadang, Kenagarian Tiku Selatan. Sesampai di lokasi, kemudian dilakukan penggerebkan dan ditemukan pelaku sedang berada di dapur rumahnya.

“Disaksikan warga setempat, kita lakukan penggeledahan dan ditemukan empat paket kecil sabu dalam bungkusan plastik. Ketika diamankan, kita melihat pelaku bergerak seperti ada yang disembunyikan nya di tubuh. Untuk memastikannya, Polwan kita kerahkan untuk menggeledah tubuh pelaku. Alhasil, ditemukan satu paket sabu ukuran besar yang disembunyikan pelaku di dalam alat kelaminnya,” ungkap AKBP Dwi Nur.

Selain menemukan sabu, AKBP Dwi Nur menuturkan, pihaknya juga mengamankan barang bukti uang Rp 2 juta rupiah yang diduga hasil penjualan sabu, serta berbagai peralatan untuk membungkus sabu. Setelah mengumpulkan semua barang bukti, pelaku dibawa ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Dari pengakuan Yet, sabu itu didapatkan dari rekannya yang saat ini identitasnya sudah dikantongi.

“Sabu dalam bentuk paket kecil dijual pelaku kepada pelangganya Rp 50 Ribu rupiah. Itu istilahnya paket hemat yang terjangkau. Jadi, modus pelaku, sabu paket besar dipecah menjadi paket-paket kecil untuk mendapatkan keuntungan. Kepada penyidik, pelaku mengaku nekad menjual sabu karena terdesak kebutuhan uang. Suaminya bekerja sebagai nelayan dan untuk memenuhi kebutuhan 10 orang anaknya,” jelas AKBP Dwi Nur.

Ditegaskan AKBP Dwi Nur, terhadap pelaku akan dijerat pasal 112 ayat (1) juncto pasal 114 ayat (1) Undang – undang Nomor 35 tahun 2009, tentang penyalahgunaan Narkotika, dengan ancaman hukuman kurungan lebih dari sembilan tahun kurungan penjara.”Kita akan terus kembangkan kasus ini, hingga menangkap orang-orang yang terlibat dalam peredaran narkotika,” pungkasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional